Waduk Jragung Masuk Tahap Penyelesaian Amdal

720
SIDAK : Anggota Komisi V DPR RI Fathan Subchi bersama anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKB Hj Ida Nur Sa’adah, Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin, Staf Ahli Bupati Edhie Djatmiko dan Camat Karangawen HM Syahri sidak di Desa Jragung, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK : Anggota Komisi V DPR RI Fathan Subchi bersama anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKB Hj Ida Nur Sa’adah, Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin, Staf Ahli Bupati Edhie Djatmiko dan Camat Karangawen HM Syahri sidak di Desa Jragung, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Fathan Subchi didampingi anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKB Hj Ida Nur Sa’adah dan Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin kemarin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Jragung, Kecamatan Karangawen. Para wakil rakyat yang datang disambut Staf Ahli Bupati Edhie Djatmiko dan Camat Karangawen HM Syahri sekaligus meninjau Sungai Jragung yang sedianya menjadi alur pembangunan waduk Jragung.

Lokasi paling ujung selatan Demak ini juga perlu diketahui secara detail karena terkait rencana normalisasi sungai yang berhulu di Ungaran dan Salatiga. Kini, Balai Besar Sungai (BBWS) Pemali Juana telah memulai normalisasi Sungai Jragung dan sungai lainnya, termasuk Sungai Cabean dan Sungai Wonokerto. Tak hanya itu, jembatan yang menghubungkan Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen dengan Desa Brambang, Kecamatan Guntur juga dibangun karena rusak berat.

Anggota DPR RI Fathan Subchi mengatakan, di wilayah Jragung tersebut memang perlu dibangun waduk. Dengan adanya waduk Jragung itulah, akan dapat mengatasi ancaman bahaya banjir yang terjadi tiap tahun. “Waduk Jragung juga akan mengatasi masalah pasokan air irigasi untuk persawahan. Kami dukung penuh realisasi waduk ini. Kami harapkan, 2018 waduk Jragung sudah bisa dibangun,” ujarnya.

Staf Ahli Bupati, Edhie Djatmiko mengatakan bahwa waduk Jragung dapat membantu petani di wilayah selatan Demak untuk mengolah lahannya secara maksimal. “Selain untuk pertanian, air waduk juga bisa untuk pembangkit listrik maupun pariwisata,” katanya.

Dia menambahkan, lahan yang disiapkan untuk Waduk Jragung adalah milik Perhutani. Sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Semarang dan sebagian lagi wilayah Demak. Saat ini, kata dia, Waduk Jragung dalam tahap penyelesaian analisis dampak lingkungan (Amdal). Untuk membuat Amdal ini telah dianggarkan Rp 4 miliar oleh Pemprov Jateng. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here