Tenaga Kerja Sulit, Gelontorkan 5 Mesin Traktor

412
BANTU TRAKTOR : Wabup Demak Joko Sutanto bersama Kepala Dinas Pertanian Pangan Ir Wibowo menyerahkan bantuan mesin traktor kepada kelompok tani, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTU TRAKTOR : Wabup Demak Joko Sutanto bersama Kepala Dinas Pertanian Pangan Ir Wibowo menyerahkan bantuan mesin traktor kepada kelompok tani, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Dinas Pertanian Pangan Pemkab Demak kemarin mendistribusikan 5 mesin traktor roda empat bantuan dari Kementerian Pertanian. Mesin pengolah lahan pertanian dengan kapasitas 38 liter bahan bakar minyak (BBM) ini dapat membantu memperlancar usaha tani di wilayah Demak.

Kepala Dispertan, Ir Wibowo mengatakan bahwa mesin dengan harga Rp 328 juta per unit ini diperuntukkan bagi lima kelompok tani. Yaitu, Kelompok Tani Sido Maju Desa Kenduren, Kecamatan Wedung. Kemudian, Kelompok Tani Tani Makmur Desa Gebang, Kecamatan Bonang; Kelompok Tani Makmur Organik Desa Kebonsari, Kecamatan Dempet; Kelompok Tani Muktisari Desa Kalianyar Kecamatan Wonosalam; dan Kelompok Tani Mukti Raharjo, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar.

“Selain untuk mengatasi makin langkanya tenaga kerja di sektor pertanian, mesin ini juga untuk menghemat biaya pengolahan tanah. Kemudian, mesin ini juga bermanfaat untuk percepatan tanam secara serempak serta untuk meningkatkan pendapatan petani,” katanya.

Kabid Sarana Prasarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian, Sri Lestari menambahkan, pada 2017 ini banyak bantuan yang akan disalurkan untuk petani. Yaitu, mesin cultivator quick 6 unit, crown jarwo 6 unit, Yanmar 393 ada 5 unit, Niagara 6 ada 10 unit, niaraga 4 ada 10 unit, MBI 3 ada 10 unit, dan YST Pro 50 unit. “Bantuan itu melengkapi bantuan lainnya yang dialokasikan tahun ini,” katanya.

Wabup Joko Sutanto yang menyerahkan mesin traktor berharap kelompok tani dapat menggunakan mesin traktor ini dengan baik. “Sekarang ini petani memang kesulitan mendapatkan tenaga kerja di sawah. Barangkali, ini dapat membantu petani mengatasi langkanya tenaga kerja,” kata wabup. (hib/ida)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here