Pedagang di Luar Pasar Bintoro Berlarian

Satpol PP Operasi Subuh

513
PENERTIBAN : Aparat gabungan Satpol PP dan pihak kepolisian menertibkan pedagang sayuran yang berjualan di tepi jalan raya, subuh kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENERTIBAN : Aparat gabungan Satpol PP dan pihak kepolisian menertibkan pedagang sayuran yang berjualan di tepi jalan raya, subuh kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Aparat gabungan Satpol PP Pemkab Demak dengan pihak kepolisian, kemarin pagi, melakukan operasi subuh di depan Pasar Bintoro, Demak Kota. Melihat ada petugas datang, para pedagang yang membandel langsung berlarian menyelamatkan barang dagangannya.

Padahal jauh hari sebelumnya, petugas telah mengingatkan dan mensosialisasikan terkait adanya penertiban tersebut. Namun, pedagang yang mayoritas berjualan sayuran di tepi jalan raya tersebut, tetap nekat beraktivitas di tempat terlarang untuk jualan. Melihat sikap pedagang seperti itu, mau tidak mau dilakukan tindakan tegas. Pedagang diminta berjualan di dalam Pasar Bintoro.

Kepala Satpol PP Pemkab Demak, Bambang Saptoro menegaskan, operasi subuh usai salat subuh tersebut dilakukan setelah sebelumnya mendapatkan komplain dari Paguyuban Pedagang Pasar Bintoro (P3B) yang sebagian besar berjualan di dalam Pasar Bintoro. “Mereka mengeluhkan pasar tidak maksimal, karena banyaknya pedagang yang justru berjualan di luar,” katanya didampingi Sekretaris Arief Sudaryanto di kantornya, kemarin.

Selain itu, pedagang yang berjualan di pinggir jalan sudah sangat mengganggu dan memacetkan jalan raya depan Pasar Bintoro. Untuk melancarkan arus lalulintas, setiap hari petugas Satpol PP bersusah payah mengaturnya.

“Karena itu, agar tidak mengganggu jalan raya lagi, maka pedagang harus berjualan di dalam pasar. Ini sudah kita koordinasikan dengan pihak pengelola pasar dibawah Dinas Perdagangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Satpol PP juga telah memetakan aktivitas pedagang yang membuat tidak tertib. Ini dilakukan dalam rangka persiapan penilaian Adipura. “Jadi, jauh hari sudah kami tertibkan. Agar pedagang tidak kembali ke lokasi yang dilarang, maka petugas Satpol PP akan menunggui sehari penuh mulai pukul 05.00 pagi sampai 17.00 sore. Paling tidak, dua minggu ke depan kami tunggui terus sampai para pedagang yang jualan di luar ini sadar atas ketidaktertibannya itu,” jelas Bambang.

Menurutnya, masyarakat mendukung penertiban ini karena masyarakat juga terganggu dengan aktivitas jualan yang memacetkan jalan raya tersebut. “Setelah operasi subuh ini, kami langsung melakukan evaluasi. Hasilnya, operasi subuh akan dilakukan terus minimal 2 minggu ke depan. Meski tertatih-tatih, petugas akan tetap menunggui sampai pedagang benar-benar berjualan di dalam pasar,” katanya. Sekretaris Satpol PP, Arief Sudaryanto menambahkan bahwa depan Joglo arah Kampung Sampangan juga menjadi prioritas penertiban. (hib/ida)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here