Melihat Kampung IT Perum Depkes Kramat Utara

Kenalkan Teknologi Robotik pada Anak

453
MELEK TEKNOLOGI: Anak-anak dari SD hingga SMP antusias mengikuti kelas robotik yang digelar di Kampung IT di lingkungan Perum Depkes, Kramat Utara, Magelang Utara, Kota Magelang. (HANIF ADI PRASETYO/RADAR KEDU)
MELEK TEKNOLOGI: Anak-anak dari SD hingga SMP antusias mengikuti kelas robotik yang digelar di Kampung IT di lingkungan Perum Depkes, Kramat Utara, Magelang Utara, Kota Magelang. (HANIF ADI PRASETYO/RADAR KEDU)

Di tangan Evi Dwi Hastutik dan Tris Prayogo Muslim, lingkungan Perum Depkes, Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara disulap menjadi Kampung Informasi Teknologi (IT). Anak-anak usia SD dan SMP diajak mengenal dan dilatih teknologi robotik. Seperti apa?

Berangkat dari perkembangan teknologi yang kian pesat, pasangan suami istri ini tidak ingin anak-anak terjebak. Menurut Evi, keberadaan teknologi yang tidak dimanfaatkan secara bijak akan menjadi bumerang dan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

”Nah, langkah awal kita memberikan pengenalan dan pengetahuan dasar pada penggunaan teknologi. Diharapkan ke depan mampu memacu daya kreativitas anak,” jelas Evi. Pada tahap awal, mereka konsentrasi untuk wilayah sekitar Blok A4.

Dalam pertemuan perdana yang berlangsung Kamis (9/3), tidak kurang dari 35 anak hadir. Selain berasal dari Blok A hingga Blok D dan Kelurahan Cacaban, peserta juga datang dari luar kota seperti Kecamatan Mertoyudan. ”Kita kenalkan mobil-mobilan yang bisa berjalan saat terpapar cahaya,” katanya.

Anak-anak juga diajarkan cara merangkai mobil-mobilan. Setelah itu, karya setiap anak diuji coba untuk mengetahui keberhasilan. Bahan-bahan material ini sudah disiapkan Evi dan Tris.

”Setiap pertemuan diberikan materi berbeda. Dua minggu lagi, anak-anak kita minta membawa mainan bekas. Entah mobil atau robot mainan,” bebernya. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 10.00-14.00.

Tris menambahkan, robotik berbeda dengan robot. Robotik merupakan sistem yang berjalan, bergerak dan berubah secara otomatis. ”Jelas ini berbeda. Contoh yang menggunakan robotik sebagai penggerak bisa ditemui pada jam digital masjid,” terang Tris.

Ia menekankan, Kampung IT di Perum Depkes bukan untuk mengubah nama tempat. Melainkan lebih ke arah perkumpulan atau komunitas yang diharapkan ke depan dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

”Di samping robotik, kita juga mewacanakan kentongan, posyandu dan alat pengukur kesuburan tanah secara digital. Kampung digital untuk segala usia tidak terbatas,” jelas Tris.

Salah satu anak yang antusias mengikuti pelatihan robotik, Fatik, mengaku senang. Apalagi, siswa SD IT Kota Magelang ini mampu memanfaatkan material-material bekas untuk rekayasa menjadi lebih canggih.

”Ini sesuatu yang asyik sekaligus baru buat saya. Senang bisa belajar sambil bermain,” kata Fatik. (cr1/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here