33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Kader Loncat Partai Dianggap Bermasalah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Jateng tidak merasa terganggu dengan adanya kader yang loncat ke Partai Hanura. Hal itu justru dianggap kabar bagus, karena mereka terseleksi secara alamiah. Sebab, kader yang loncat sudah mundur dan bukan lagi kader Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif DPD PD Jateng, Ali Mashadi mengatakan, PD Jateng tetap solid dan kompak meski ada kabar tersebut. Adanya kader yang pindah ke partai lain merupakan seleksi alam. Sebab, kader yang loyal dan kepentingannya membesarkan partai, pasti akan sukarela bertahan. ”Kami tidak terganggu dan malah bagus. Karena ini merupakan seleksi alam mana yang solid dan mana yang tidak,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini agenda yang dilakukan adalah bersih-bersih internal partai. Pembenahan dilakukan dari internal dengan menyeleksi mana yang loyal dan mana yang tidak. Justru kader yang loncat ke partai lain hanya memanfaatkan partai baru sebagai alat politik saja. ”Memang banyak yang seperti itu. Kami berusaha membersihkan internal agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurutnya kader yang pindah ternyata banyak yang bermasalah dan sudah mundur. Mantan Ketua DPRD Semarang Rudi Nurahmat misalnya, dikatakan sudah mundur dari Demokrat sejak 2013. Bahkan, yang bersangkutan sudah pernah maju calon legislatif dari partai lain. ”Secara aturan sebenarnya bukan lagi kader. Karena sudah mundur dan bahkan pernah ke partai lain sebelum ke Hanura,” tambahnya.

Ia menambahkan, kader yang bermasalah biasanya tidak melaksanakan instruksi partai terutama pada saat pilkada di mana tidak mendukung sesuai rekomendasi dan langsung diproses sanksinya. Indisipliner dan melakukan tindak pidana terlebih korupsi, otomatis harus mengundurkan diri atau dipecat dari partai. ”Untuk kasus korupsi kami tidak memberikan bantuan apa pun termasuk pendampingan hukum kecuali dikriminalisasi,” tambahnya.

Sejumlah kader PD Jateng menyatakan diri pindah bergabung dengan Partai Hanura karena merasa tidak nyaman lagi dan hilang rasa kebersamaan serta kekeluargaan pada partai ini. Di antaranya adalah mantan Ketua DPRD Kota Semarang Rudi Nurahmat, mantan anggota DPRD Pemalang Sucipto, Wakil Ketua DPC PD Pemalang Widayat, Wakil Ketua PD Kabupaten Rembang Suntoro, dan Sekretaris DPC Kabupaten  Jepara Putranto. Kepindahan mereka diterima langsung bergabung oleh Ketua DPD Hanura Jateng Supito, Pimpinan Wilayah Jateng-DIJ Sudewo (Ketua), Wasekjen Sunar Nugroho, Wabendum dan Waketum Gede Pasek Suardika. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ingin Jadi PR Andal

RADARSEMARANG.COM - PROFESI Public Relations (PR) dinilai Lala Nikmah sebagai profesi yang kaya akan tantangan. Terlebih ketika perempuan penyuka travelling ini harus membangun brand...

Perluas Jaringan Pelayanan ke Masyarakat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—BPR Arto Moro yang beralamat di Jalan Gajah Raya 155 Semarang pada Senin (19/3) lalu, resmi membuka kantor kas baru di wilayah Tembalang....

Warga Makin Kreatif Manjakan Wisatawan 

OBJEK Wisata Goa Kreo dan Waduk Jati Barang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati tak kalah mempesona. Warga di wilayah yang biasa disebut Desa Talun Kadang...

Anggaran Harus Dicermati Agar Tepat Sasaran

Anggota DPRD Kabupaten Magelang, M. Yusuf Sakir, satu dari sedikit politisi yang detail mencermati angka-angka pada anggaran pembangunan yang disodorkan eksekutif kepada legislatif. Berkat...

Buruh Dilayani Pembuatan SIM dan Pengobatan Gratis

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Hari Buruh Sedunia (May Day) di Batang diperingati di lapangan Dracik Kampus Selasa (1/5/2018). Para buruh mendapatkan layanan kesehatan gratis, layanan...

Kinerja Sangat Bagus, BPR Arto Moro Terima Awards

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—BPR Arto Moro Semarang merupakan salah satu dari 418 BPR terbaik di Indonesia yang menerima Infobank Awards 2018 berdasarkan kinerja keuangan tahun 2017....