Atletik Jateng Masih Perkasa

747
STABIL: Atlet tolak peluru Jateng Krisna Wahyu menyumbang satu medali emas di Kejurnas Jatim Open. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
STABIL: Atlet tolak peluru Jateng Krisna Wahyu menyumbang satu medali emas di Kejurnas Jatim Open. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim atletik Jateng menuai hasil positif pada Kejurnas Atletik Jatim Open yang berlangsung di Lapangan Atletik Universitas Negeri Surabaya, akhir pekan kemarin. Provinsi ini keluar sebagai juara umum setelah mengemas lima medali emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Momentum ini menjadi awal yang baik bagi Jateng menghadapi berbagai kejuaraan di Indonesia sepanjang 2017 ini. medali emas diraih oleh Krisna Wahyu (tolak peluru), Umar Hamdan (sprint 400 meter), Hadi (lari 800 meter), Dyah Ayu (tolak peluru putri), dan estafet 4 x 100 meter putra.

Sementara medali perak didapat dari Risa Wijayanti (jalan cepat), Ahmad Azlan (sprint 200 meter putra), Hadi (sprint 400 meter putra), dan estafet 4 x 400 meter putra. Adapun perunggu oleh Septiana (lari 800 meter), Mulyati (lempar cakram putri), dan Galih (lempar cakram putra). ”Hasil ini tentu bisa menjadi pijakan awal bagi atlet Jateng menghadapi beberapa kejuaraan nasional yang digelar 2017 ini. Ini menunjukkan perkembangan yang luar biasa bagi atletik Jateng,” tutur Ketua Harian Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng Rumini.

Memang saat Jatim Open beberapa atlet pelatnas tak turun. Namun hasil yang dicapai atlet Jateng sangat diapresiasi. Pihaknya kini tengah merancang agenda pembinaan bagi atlet yunior dan remaja sebagai bentuk regenerasi.  Bagaimanapun juga, kata peraih emas SEA Games Thailand 1995 itu, atlet senior seperti Krisna Wahyu dan Hadi butuh pelapis.(bas/smu)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here