Pilkada, Muskot PMI Molor

347
SEMPAT DITUNDA : Pelaksanaan Muskot dan Musker PMI Kota Salatiga yang berlangsung di Aula PDAM Salatiga, Kamis (9/3).
SEMPAT DITUNDA : Pelaksanaan Muskot dan Musker PMI Kota Salatiga yang berlangsung di Aula PDAM Salatiga, Kamis (9/3).

SALATIGA—Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga menggelar Musyawarah Kota dan Musyawarah Kerja PMI di Aula PDAM Salatiga, Kamis (9/3). Agenda ini harusnya digelar tahun lalu, tapi karena Ketua PMI Salatiga Muh Haris maju dalam Pilkada Kota Salatiga, maka Muskot dan Musker baru dilaksanakan kemarin.

“Ada aturan bahwa jika ada pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) maka harus nonaktif. Oleh karena nonaktif, tidak diperbolehkan menggelar Muskot dan Musker pada akhir 2016,” terang Muh Haris dalam pembukaan Muskot dan Musker PMI Kota Salatiga. Meski mundur, tapi tidak akan mempengaruhi masa periode jabatan 2016-2021.

Sementara dalam laporan kerjanya, Haris mengklaim banyak kemajuan fisik maupun nonfisik yang telah tercapai. Antara lain pembangunan dan perbaikan gedung PMI, dan renovasi laboratorium UTD berstandar nasional.

“Selain itu PMI Kota Salatiga dalam kurun 5 tahun ini layak menjadi kunjungan PMI wilayah lain. Contohnya Sumatera Barat, Lampung, Rembang dan lainnya,” jelasnya. Hasil dari penyelenggaraan bulan dana PMI juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah Edi Susanto menuturkan, PMI Kota Salatiga mampu keluar dari zona merah. PMI Salatiga dinilai cukup aktif dan maju. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here