33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Jumlah Pengaduan PKY Jateng Naik 29 Laporan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Jumlah pengaduan maupun konsultasi di Penghubung Komisi Yudisial Wilayah (PKY) Jawa Tengah mengalami peningkatan signifikan. Pada 2015, tercatat 30 konsultasi dan laporan masyarakat. Sedangkan pada 2016 meningkat menjadi 59 laporan. Untuk jenis perkaranya, perdata sebanyak 24 perkara, pidana 18 perkara, Tata Usaha Negara (TUN) 10 perkara, agama 3 perkara, Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) 2 perkara, serta niaga 2 perkara.

”Jumlah pengaduan meningkat salah satunya karena gencarnya sosialisasi tentang keberadaan PKY Jateng. Ini membuktikan masyarakat semakin mengenal dan mengetahui keberadaan tugas dan fungsi PKY Jateng,” kata Asisten Bagian Penerimaan Laporan Masyarakat PKY Jateng, Artha Ully, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (9/3).

Koordinator PKY Jateng, Feri Fernandes, menambahkan, selama persidangan 2016, pihaknya sudah menerima 14 permohonan pemantauan dari masyarakat dan 1 pemantauan inisiatif mandiri. Adapun rincian permohonan pemantauan berdasarkan jenis perkaranya terdiri atas perdata 6 perkara, pidana 4 perkara, TUN 2 perkara, praperadilan 2 perkara, serta PHI 1 perkara.

”Untuk agenda sidang, ada 42 perkara yang kita pantau. Namun ini menurun dibanding tahun 2015 sebanyak 67 perkara. Hal ini terjadi karena adanya pemotongan anggaran yang dilakukan KY pusat, sehingga berdampak terhadap sejumlah kegiatan pemantauan,” bebernya.

Dia menyatakan, dari 15 permohonan, hanya bisa melakukan 7 pemantauan, sedang 8 lainnya tidak dapat dilakukan, karena perkaranya tidak terdapat dugaan pelanggaran kode etik hakim, sehingga bukan wewenang lembaganya.

Pihaknya mengaku telah melakukan pemetaan badan peradilan di Semarang, Sragen, Purwodadi, Purwokerto, Cilacap, Kudus, dan Pati. Juga kegiatan anatomi badan peradilan di Semarang, Wonogiri, Rembang, Salatiga, dan Demak yang bertujuan memotret realita dan kondisi sebenarnya badan peradilan yang ada di Jateng, terutama mengenai fasilitas yang dibutuhkan para hakim.

”Setiap tahun kami juga menyelenggarakan program magang untuk mahasiswa Fakultas Hukum. Dalam program tersebut, para mahasiswa akan dibekali pengetahuan dan praktik tentang tugas dan fungsi KY. Kami mempersilakan kampus lain untuk mengajukan,” katanya. (jks/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...