Aktib : PDAM Tak Mampu, Tutup Saja

328

MAGELANG– Macetnya aliran air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dialami masyarakat Kota Magelang, mendapat perhatian dari kalangan DPRD Kota Magelang. DPRD sendiri sudah beberapa kali menegur PDAM untuk menuntaskan permasalahan air macet.

“Saya sudah sampaikan ke petugas PDAM beberapa kali untuk menuntaskan permasalahan air yang macet,” tegas Sekretaris Fraksi Hati Nurani Nasdem (Hannas) DPRD Kota Magelang Aktib Sundoko Kamis kemarin (9/3).

Aktib mengingatkan kepada PDAM, masalah air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Bahkan, tambah Aktib, setiap hari manusia itu membutuhkan air untuk berbagai kepentingan.

“Lingkungan saya saja, airnya juga tidak lancar. Sekarang daerah Paten Jurang sudah lumayan lancar, tidak seperti bulan kemarin. Hanya mengalir tiga jam, itu saja tidak tentu waktunya. Katanya PDAM sudah menangani. Tetapi ternyata permasalahan macetnya air masih terjadi, Kalau kira-kira PDAM sudah tidak mampu, tutup saja (PDAM),” tandas Aktib

Sejak beberapa bulan lalu, aliran air bersih di wilayah Kelurahan Magersari, Kota Magelang tidak lancar. Warga terpaksa harus antre mengambil air di masjid untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Meski mengalir, namun arusnya sangat kecil.

Sementara itu, Ketua RT 06 Kelurahan Magersari Susanto menjelaskan, total warga RT 06 dan RT 07 Kelurahan Magersari mencapai sekitar 60 KK. Jika dirata-rata setiap KK dihuni 3 jiwa, maka jumlahnya mencapai 180 jiwa.

“Dari jumlah itu, hampir semua warga merasakan tidak lancarnya distribusi air bersih. Dengan kondisi ini, warga pun merasa sangat kerepotan. Selain aliran airnya tidak lancar, beban warga ditambah dengan tagihan yang mengalami peningkatan. Harga tagihan air saat ini juga mahal,” tambah Susanto.

Seperti diberitakan Radar Kedu sebelumnya, aliran air bersih dari PDAM mengalami macet di wilayah Magersari, Paten, dan Malangan. Penyebab macetnya aliran air dikarenakan tidak berfungsinya secara maksimal pompa aliran air milik PDAM yang berada di sekitar Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang. Total jumlah pompa ada sekitar 13 buah, namun empat pompa di antaranya rusak. (cr3/lis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here