Unissula Pamerkan Konsep Waterfront

228
JELASKAN KONSEP: Mahasiswa Planologi Fakultas Teknik Unissula menjelaskan konsep waterfront yang mereka kunjungi di Singapura dan Batam.
JELASKAN KONSEP: Mahasiswa Planologi Fakultas Teknik Unissula menjelaskan konsep waterfront yang mereka kunjungi di Singapura dan Batam.

SEMARANG – Mahasiswa semester tujuh prodi Planologi Fakultas Teknik Unissula mengadakan ekspo kuliah kerja lapangan (KKL) dengan tema waterfront bertempat di gedung Fakultas Teknik, Rabu (8/3) kemarin.

Panitia acara Fajar Henda menjelaskan bahwa tema waterfront dipilih karena sangat inspiratif bagi para mahasiswa dalam menata daerah yang berdekatan dengan perairan. Ia menjelaskan waterfront adalah bagian kota yang berbatasan dengan wilayah perairan seperti sungai maupun pelabuhan. ”Ekspo ini merupakan hasil KKL yang kami laksanakan tahun lalu, hasil kunjungan kami ke Batam dan Singapura yang memiliki konsep waterfront dan cukup maju sebagai kawasan wisata, kawasan bisnis, hingga kawasan hunian,” katanya

Menurutnya, konsep waterfront setidaknya memiliki beberapa hal seperti infrastruktur yang memadai, tranportasi publik yang terintegrasi, serta manajemen wisata yang baik. Ia mencontohkan dengan segala keterbatasan tempat yang sangat minim Singapura berhasil membangun Marina Bay Sands menjadi salah satu kawasan waterfront terbaik di dunia. ”Indonesia memiliki potensi alam yang lebih melimpah dan seharusnya itu bisa dimanfaatkan untuk membangun waterfront yang lebih bagus termasuk di wilayah Kota Semarang dengan memanfaatkan Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur serta area sekitar pantai,” ungkapnya.

Sementara itu  Wawan Arsandi, panitia lainnya menuturkan jika Indonesia sendiri memiliki daerah waterfront yang cukup maju seperti Ocarina Park di Batam yang letaknya cukup berdekatan dengan Singapura. Selain waterfront dalam ekspo tersebut juga dipamerkan hasil KKL bertema Kota Pusaka dengan mengekspos dua kota yakni Semarang dan Mojokerto yang memiliki berbagai peninggalan cagar budaya legendaris.

Ardiana Yuli ST MT dosen pembimbing sekaligus kepala laboratorium perancangan berharap jika penyelenggaraan ekspo dapat memberikan wawasan pada mahasiswa dan masyarakat umum terkait konsep konsep pengembangan kota yang baik. (den/zal/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here