Polres Rangkul Komunitas Motor

722
PELOPOR LALIN : Kasatlantas Polres Batang saat bertemu dengan Komunitas Motor Batang, dalam operasi Simpatik Candi 2017 di Mako Satlantas Alun-alun Batang, Rabu sore (8/3) kemarin. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
PELOPOR LALIN : Kasatlantas Polres Batang saat bertemu dengan Komunitas Motor Batang, dalam operasi Simpatik Candi 2017 di Mako Satlantas Alun-alun Batang, Rabu sore (8/3) kemarin. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG-Satlantas Polres Batang merangkul dan menjalin komunikasi dengan komunitas motor di Batang. Dengan harapan, anggota komunitas motor tersebut bisa menjadi duta pelopor tertib lalu lintas.

“Banyaknya komunitas motor, bisa menyebabkan tingginya kerawanan, jika tidak diarahkan dengan tepat. Namun jika bisa dirangkul, mereka bisa menjadi duta pelopor tertib lalu lintas. Karena mereka terorganisir dan mudah diatur,” kata Kasatlantas Polres Batang, AKP Rendi, saat menggelar pertemuan dengan 45 perwakilan klub motor di Mako Satlantas Alun-alun Batang, Rabu sore (8/3) kemarin.

Dijelaskan Kasatlantas, pertemuan dengan perwakilan klub motor tersebut dalam rangka Operasi Simpatik Candi 2017 dengan tema Gempita Aksi Simpatik, Glorifikasi Operasi Candi yang dilaksanakan selama 21 hari, sejak 1 Maret lalu. Dalam operasi kali ini, lebih banyak melakukan tindakan preemtif dan preventif dibanding tindakan respresif.

“Selama operasi simpatik ini, memang digelar banyak aksi. Di antaranya, setiap pagi datang ke sekolah yang ada di Batang, donor darah, menggelar turnamen voli, parade tertib lalulintas, pawai komunitas serta pertunjukkan Zebra Lumping dan kegiatan positif lainnya,” katanya.

Menurutnya, klub motor memiliki anggota cukup banyak. Jika setiap anggota sadar dan tertib dalam berlalulintas, maka kebiasaan tersebut minimal bisa ditularkan kepada keluarga atau temannya. Sehingga menjadi virus bagus dalam tertib berlalu lintas.

“Makanya dalam operasi simpatik kali ini, kami ingin mengajak seluruh komunitas agar menghidupkan lagi induk komunitasnya masing-masing. Dengan struktur yang tertib dan terorganisir dengan baik, ke depan akan lebih mudah diajak kerjasama,” jelasnya.

Induk komunitas di antaranya adalah Batang Otomotif Club (BOC). Komunitas BOC ini menaungi 45 klub motor dengan anggota lebih dari 500 motor se- Kabupaten Batang. Dengan lebih terkoordinasi, ke depan juga akan mudah melakukan sosialisasi kegiatan yang berhubungan dengan mereka.

“Sebenarnya, kami hanya memfasilitasi saja. Organisasi BOC ini, sudah ada sejak lama, namun vakum. Kali ini, ingin dihidupkan lagi,” jelas Rendi.

Ketua BOC yang lama, Sigit, mengatakan bahwa dalam kesempatan tersebut dilakukan reorganisasi. “Harapan saya, memang ingin ada kaderisasi pengurus, sehingga teman-teman yang baru bisa dapat pengalaman lebih,” ucapnya di sela-sela kegiatan.

BOC sendiri, menurutnya sudah ada sejak belasan tahun yang lampau. Namun aktif kembali baru 4 tahun belakangan ini. Karena kesibukan pengurus lama, banyak kegiatan terhenti. “Sehingga kini, difasilitasi Satlantas untuk melakukan reorganisasi, disambut dengan baik,” katanya. (han/ida)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here