Korban Tubing Ditemukan Hanyut Sejauh 66 Kilometer

323
DITEMUKAN : Korban terakhir kegiatan tubing di hulu Kali Elo Kecamatan Tegalrejo akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
DITEMUKAN : Korban terakhir kegiatan tubing di hulu Kali Elo Kecamatan Tegalrejo akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

MUNGKID— Setelah hampir tujuh hari tidak diketemukan, jasad Azis Muslim, 30, warga Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, yang menjadi korban permainan tubing di hulu Kali Elo, tiba-tiba muncul. Korban ditemukan oleh pemancing di Kali Progo, wilayah Dusun Bleberan, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo.

Informasi yang dihimpun koran ini, korban ditemukan mengambang sekitar pukul 09.45. Lokasi tersebut kebetulan air tidak terlalu deras, sehingga jasad korban mudah diketahui warga. Jarak antara korban pertama kali hilang dengan ditemukan, hampir 66 kilometer. Satu korban lainnya, Syamsul Maariif bahkan ditemukan di pinggir Pantai Selatan.

Berita tentang adanya jasad mengapung itu lantas ramai diperbincangkan dan sampai ke BPBD Kabupaten Magelang. ”Begitu menerima informasi, kita langsung berangkatkan tim ke lokasi,” kata Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, kemarin.

Menurut Edy, korban sudah dievakuasi oleh SAR Jogjakarta dibantu relawan dan warga sekitar. Korban dibawa ke RSUD Wates Kulonprogo untuk keperluan identifikasi. Menurut Edy, saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengenaskan. Hampir seluruh badannya melepuh. Wajah rusak dan hampir tidak berbentuk. ”Kondisi korban masih utuh. Tadi memang sepintas kepala tidak terlihat. Tapi, setelah diangkat, kepala korban masih, ada namun kondisi wajah sudah sangat rusak, karena melepuh.”

Pihak keluarga langsung dihubungi untuk diajak menuju lokasi. Pihaknya memastikan bahwa jasad itu adalah adalah Azis Muslim, korban terakhir kecelakaan tubing yang dicari tim gabungan. Kepastian ini diperoleh dari keterangan pihak keluarga yang didatangkan ke RSUD Wates bersama Tim BPBD dan SAR Kabupaten Magelang. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan keluarga untuk segera membawa pulang jenazah. ”Korban dikenali dari bentuk kakinya.”

Sebelumnya diberitakan, lima orang hanyut saat latihan river tubing atau meluncur bebas di sungai dengan ban dalam kendaraan di Sungai Sono, Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, pada Kamis (2/3/2017) petang.

Dua orang, Cahyo,18, dan Wilda, 18, berhasil menyelamatkan diri. Dua orang ditemukan tewas bernama Agus Setiawan, 30, dan Syamsul Ma’arif, 30. Sementara seorang lagi atas nama Azis Muslim baru ditemukan, kemarin (8/3). Seluruh korban berasal dari Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo. (vie/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here