Bayar PBB lewat Mobil Keliling

1602
Yudi Mardiana (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang)
Yudi Mardiana (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pemkot Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berinovasi dalam pelayanan, salah satunya dengan memberi kemudahan wajib pajak (WP) dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Bapenda akan jemput bola menggunakan mobil keliling. Dengan mobil keliling PBB, diharapkan masyarakat lebih menghemat waktu karena lebih dekat dengan wilayahnya dan dapat memecah antrean pembayaran PBB. Di Kota Semarang sendiri saat ini ada 36 tempat pembayaran. ”Seperti di Pos PBB Wilayah I, II, III dan IV, kecamatan, kelurahan yang ditunjuk, serta di bank yang telah bekerja sama dengan Pemkot Semarang dalam, yaitu Bank Jateng, Bank mandiri, Bank BNI, dan Bank BTN,” ujar Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana.

Pihaknya mengatakan saat ini mobil keliling PBB, berjumlah 2 unit sehingga teknis pengoperasiannya diprioritaskan di kelurahan yang tidak ada tempat pembayaran PBB-nya. Diharapkan para WP tidak melakukan keterlambatan dalam pembayaran yang jatuh tempo pada 31 Agustus 2017. ”Pekan panutan pembayaran PBB ini dimaksudkan untuk menjadi magnet wajib pajak agar membayar pajak pada kesempatan pertama setelah mendapatkan surat tagihan serta mengurangi kebiasaan membayar pajak pada bulan-bulan terakhir dan mendekati jatuh tempo pembayaran,” kata Yudi Mardiana.

Untuk 2017 WP PBB akan mengalami kenaikan. Hal ini dengan semakin bertambahnya peningkatan infrastruktur dan bangunan, seperti jalan yang sudah bagus dan drainase serta bertambahnya fasos dan fasum lain yang lebih lengkap. ”Dan bertambahnya target 6 PBB yang seluas 241 meter sekarang menjadi 330 meter. Sehingga kenaikan tersebut sangat wajar dan masih dalam batas wajar, karena NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) di Kota Semarang selama ini masih di bawah harga pasar,” terangnya.

”Kenaikan PBB tersebut juga berdampak positif atas nilai kepemilikan (investasi) dari objek tersebut juga akan semakin tinggi, sehingga nilai investasi semakin besar dan meningkatkan nilai jual yang bersangkutan,” imbuhnya. Pihaknya juga terus menggelar sosialisasi terkait sanksi bagi WP yang tidak membayar pajak, yakni penyegelan. (zal/ce1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here