UPGRIS Jadi Tuan Rumah

245
DUTA UPGRIS: Head of International Affairs Office Dr Nur Hidayat MHum (kedua dari kanan) menjadi wakil dari UPGRIS saat pertemuan P2A di Rangsit University beberapa waktu lalu.
DUTA UPGRIS: Head of International Affairs Office Dr Nur Hidayat MHum (kedua dari kanan) menjadi wakil dari UPGRIS saat pertemuan P2A di Rangsit University beberapa waktu lalu.

SEMARANG – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada Agustus mendatang akan menjadi tuan rumah Passage to ASEAN (P2A) Journey Program. Kepastian ini didapatkan pasca UPGRIS menjadi anggota P2A pada akhir 2016 lalu.

Head of International Affairs Office Dr Nur Hidayat MHum mengatakan P2A adalah sebuah asosiasi nonprofit perguruan tinggi di ASEAN yang didirikan pada Juni 2012 lalu di Thailand. Organisasi ini memiliki misi untuk menyediakan program mobilitas yang fleksibel bagi mahasiswa, staf ataupun dosen dari segi budaya ataupun penelitian.

”Selain itu misi lainnya adalah membuka akses bagi mahasiswa untuk ikut mobilitas di lingkup ASEAN dan menyediakan jaringan multilateral antarlembaga anggota,” katanya di kampus UPGRIS, kemarin.

Ia mengungkapkan, pada P2A Journey Program Agustus mendatang akan mengangkat tema 21st Century Skill for ASEAN Youth, yakni dengan maksud agar pemuda atau mahasiswa di ASEAN bisa mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. ”Nanti adalah pengabdian masyarakat, workshop dan lainnya. Harapannya tentu bisa melakukan penelitian bersama,” tuturnya.

Dari 58 peserta yang berasal dari 7 negara di ASEAN lanjutnya, UPGRIS menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Jawa Tengah. Dengan membangun jaringan di level internasional, nantinya bisa dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan UPGRIS di kancah luar negeri. ”Ke depan tentu banyak pertukaran pelajar dengan beasiswa, bahkan sudah ada mahasiswa yang dikirim ke Vietnam beberapa waktu lalu melalui P2A,” tuturnya. (den/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here