Bambu Tumbang Tutup Jalan

313
KOMPAK: Petugas lintas sektor membersihkan bambu yang berserakan di jalan Wonosobo-Purworejo, tepatnya di Desa Tembelang Rojoimo Wonosobo. (Ahmad zainudin/jawa pos radar kedu)
KOMPAK: Petugas lintas sektor membersihkan bambu yang berserakan di jalan Wonosobo-Purworejo, tepatnya di Desa Tembelang Rojoimo Wonosobo. (Ahmad zainudin/jawa pos radar kedu)

WONOSOBO – Hujan lebat diiringi angin kencang terjadi di wilayah Wonosobo dan sekitarnya pada Selasa (7/3) pukul 13.30 WIB mengakibatkan rumpun bambu dan pohon-pohon di sekitar jalan bertumbangan. Akibatnya, mobilitas warga sempat terganggu.

Terpantau, rumpun bambu di pinggir jalan Wonosobo-Kertek tepatnya di Desa Tembelang, Rojoimo, Wonosobo tumbang. Rumpun bambu sempat menutup jalan hingga membuat arus lalu lintas Wonosobo-Kertek dialihkan ke jembatan masuk menuju Wonosobo (jalur searah).

Selama pembersihan, jalur keluar Wonosobo ditutup sementara oleh pihak kepolisian. Tidak hanya itu, guyuran air hujan ditambah angin juga mengakibatkan pohon beringin yang berada di sebelah timur Paseban Alun-Alun roboh.

Agar tidak mengganggu mobilitas pengendara, petugas lintas sektor, yakni dari Koramil 01/Wonosobo, aparat Polsek Kota dan DPU membantu membersihkan bambu yang berserakan menutup jalan. Sedangkan pohon beringin yang tumbang, sudah diatasi oleh DPU dengan menggunakan mesin potong.

Danramil 01/Wonosobo Kapten Inf Punidi di sela kegiatan kerja bakti mengingatkan, tingginya curah hujan sering menimbulkan bencana. Mulai dari kategori bencana alam, seperti banjir dan longsor, tidak menutup kemungkinan juga menyebabkan bencana seperti pohon tumbang.

“Terpaan angin ditambah beban air, kerap membuat pohon tumbang ini juga perlu diantisipasi, sama-sama berbahaya,” katanya. Mengingat tingginya ancaman bencana, Punidi menegaskan pentingnya budaya kerja bakti lintas sektor. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here