33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Terminal Tipe B Perlu Dibenahi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Pemprov didesak bisa memaksimalkan peralihan kewenangan 24 Terminal tipe B di Jateng. Saat ini masih belum ada inovasi yang dilakukan untuk melakukan standarisasi terminal serta fasilitas. Sebab, fungsinya semakin meningkat karena sudah dikelola Pemprov Jateng dan sudah melayani kendaraan umum antar kota dalam provinsi.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Kartina Sukawati mengatakan, tidak ada aturan standarisasi membuat keberadaan terminal tipe B kurang maksimal. Padahal, pengambilalihan kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi untuk meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan masyarakat. “Kami di Komisi D DPRD Jateng sudah melakukan kunjungan langsung. Secara fisik masih belum ada perubahan,” katanya.

Ia menambahkan, harusnya ada regulasi khusus untuk mengatur hal-hal yang seharusnya menjadi standarisasi terminal tipe B. Mulai dari status lahan, cakupan luas wilayah, alih fungsi terminal, penataan fungsi bangunan, harga sewa ruko per bulan, penempatan agen tiket dan lain sebagainya. “Karena ini nanti muaranya untuk memberikan pelayanan masyarakat dan memberikan pendapatan asli daerah (PAD) yang maksimal ke provinsi,” ujarnya.

Politisi Demokrat ini berharap Pemprov membangun percontohan terminal tipe B di Jateng. Mulai dari pembenahan sarana prasarana, sampai pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan. Mengingat, fungsi terminal tipe B semakin meningkat dan bisa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Jateng. “Ada 24 terminal yang dikelola Pemprov, jika dimaksimalkan jelas akan memberikan dampak positif bagi Jateng,” tambahnya.

Pemprov mulai mengambilalih pengelolaan terminal tipe di Jateng sejak 1 Januari 2017. Dari 46 terminal di 26 kabupaten/kota Pemprov lewat keputusan Gubernur Jawa Tengah No 551.22/57 hanya mengambilalih 24 terminal tipe B.  Sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan No 132/2015 mengenai penyelenggaraan terminal angkutan jalan, terminal dibagi tipe A, B dan C. Terminal Tipe A dikelola oleh kementerian untuk kendaraan umum antar kota antar provinsi (AKAP). Tipe B dikelola pemprov, melayani antar kota dalam provinsi. Sedangakan tipe C dikelola pemkab/pemkot melayani kendaraan umum angkutan perkotaan atau pedesaan ”Tipe B dikelola pemprov, melayani antar kota dalam provinsi. Jadi fasilitas dan pelayanan harus ditingkatkan,” tegasnya. (fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bagaimana Zakat Profesi?

Pertanyaan :       Assalamu'alaikum Wr. Wb. Dr. H. Ahmad Izzuddin M.Ag yang saya hormati, bagaimana zakat profesi itu? Saya kok baru tahu. Minta penjelasannya. Terima...

Selesai Akhir Tahun

DERETAN kendaraan berjalan melambat melintasi titik pengerjaan fisik proyek Underpass di Jatingaleh Semarang, Senin (27/2). Proyek pembangunan Underpass Jatingaleh ditargetkan selesai pada September 2017...

Padukan Mewarnai dengan Gadget

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perkembangan teknologi mengubah kebiasaan anak-anak untuk lebih sering bermain gadget. Menjawab tantangan tersebut, Faber-Castell sebagai produsen alat tulis terbesar dan tertua...

Rest Area Tol Wajib Ada Produk Daerah

RADARSEMARANG.COM, SLAWI –Rest area di sepanjang jalan tol Trans Jawa diminta menyediakan tempat untuk menampung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Diprioritaskan, UMKM itu menjual...

Targetkan Aset Rp 100 T di 2020

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bank Jateng menyuguhkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Anom Suroto pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke...

Mikrobus Masuk Sungai

KEBUMEN – Karena kondisi jalan licin diguyur hujan, angkutan umum jenis mikrobus pembawa rombongan anak sekolah masuk parit di Desa Seling Karangsambung Kebumen, Selasa...