Sehari, Dua Truk Trailer Terguling

283
KELEBIHAN MUATAN: Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi truk trailer bermuatan ratusan sepeda motor yang terguling di ruas tol Banyumanik, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
KELEBIHAN MUATAN: Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi truk trailer bermuatan ratusan sepeda motor yang terguling di ruas tol Banyumanik, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Dua truk trailer terguling di dua tempat berbeda di Kota Semarang, Senin (6/3). Meski tak ada korban jiwa, tergulingnya dua truk kelebihan muatan tersebut menimbulkan kemacetan panjang.

Truk trailer terguling di ruas tol Banyumanik KM 10+900 B/A sekitar pukul 13.30 kemarin. Truk bernomor polisi T 9124 DC tersebut bermuatan ratusan sepeda motor sport. Kejadian bermula ketika truk melaju dari arah Krapyak menuju Banyumanik dengan kecepatan 80 km per jam. Namun sesampai di lokasi, tiba-tiba truk yang dikemudikan Sutrisno, 43, warga Cirebon terguling saat berada di tanjakan. ”Dari Cikampek menuju ke Ungaran. Pas posisi jalanan menanjak, tiba-tiba rem blong,” ungkap Sutrisno.

Akibatnya truk yang dikemudikannya meluncur ke arah bawah hingga menabrak mobil Toyota Innova AA 9124 DC yang berada di belakangnya. Beruntung tidak terjadi hal yang fatal terhadap mobil termasuk sopirnya. Namun truk yang terus melaju itu baru berhenti setelah menghantam median jalan hingga akhirnya terguling. ”Saya sudah berusaha mengendalikan truk tapi tetap melaju tidak terkendali,” ujarnya.

Terpisah, Kanit Laka Polrestabes Semarang AKP Sugito mengatakan, selain diduga rem blong dari hasil pemeriksaan sementara kecelakaan tersebut terjadi lantaran truk tidak kuat menanjak.

Sebelumnya, kecelakaan tunggal juga terjadi di Jalan Simongan Raya tepat di tikungan belakang Kelenteng Sam Po Kong, sekitar pukul 05.00. Sebuah truk trailer D 8352 AD bermuatan kapas milik PT Indorama Polychem Indonesia terguling hingga muatan berserakan dan truk melintang di jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut, namun arus lalu lintas jalan di lokasi sempat macet kurang lebih selama 45 menit.

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, Hery, 38, warga sekitar mengungkapkan peristiwa ini bermula saat truk sarat muatan yang dikemudikan Sadino, 36, warga asal Karangasem, Indramayu melaju dari arah Jalan Gedung Batu menuju Simongan. Namun di tikungan tersebut, pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan lantaran tikungan menajam dan bodi truk sangat besar. (mha/ric/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here