33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

RSUD Tanggung Pengobatan Asriyah

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BATANG-Hingga kini polisi masih terus mencari pelaku penyiraman air keras ke tubuh Nur Asriyah, 22, warga Desa Dringo Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang. Karena menjadi salah satu pegawainya,

Sedangkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang akan menanggung semua biaya pengobatan korban hingga sembuh, meski statusnya masih pegawai magang di RSUD tersebut.

“Biaya pengobatan korban ditanggung penuh oleh RSUD hingga sembuh. Karena korban, mengalami kejadian ini setelah tugas,” kata Direktur RSUD Batang dr Junaidi, Senin (6/3) kemarin.

Hal tersebut juga diamini keluarga korban yang diwakili bapak korban, Sunaryo, 50. “Alhamdulillah semua biaya pengobatan hingga sembuh diberikan oleh RSUD. Selama perawatan dari pegawai paling bawah sampai atas di RSUD, melayani dengam baik,” jelasnya.

Diterangkan Sunaryo, akibat penyiraman zat kimia tersebut, anaknya menderita sejumlah luka bakar yang ada di sebagian wajah. Di antaranya di pipi, mulut, hidung, terutama matanya. Namun percikan zat kimia di tangan dan kaki mulai berangsur pulih. Namun, penglihatan mata korban belum sepenuhnya kembali normal. Jarak pandang matanya hanya 5 meter dan masih kabur.

Diungkapkan pula, pihaknya tidak bisa menduga siapa pelakunya. Namun diakuinya, bahwa korban baru putus hubungan dengan kekasihnya, yaitu Angga Saputra bin Cayono, 23, warga Cempereng Subah Batang. “Anak saya baru putus tunangan seminggu kemarin. Karena sering cek cok dengan calonnya, yang sering memaksakan kehendak,” jelasnya.

Dalam kesempatan kemarin, Bupati Batang Terpilih Wihaji turut menjenguk korban. Dan turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut, serta memberikan kekuatan agar korban dan keluarga bisa tabah.

Sementara itu dari pihak kepolisian mengaku masih menyelidiki kasus tersebut lebih mendalam. Dari perkembangannya, kuat dugaan, pelaku adalah orang dekat korban. Sesuai dengan kesaksian warga sekitar saat kejadin berlangsung.

“Kami masih terus menyelidiki siapa pelaku penyiraman tersebut. Terduga pelaku masih kami incar, sesuai keterangan dari saksi mata,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung melalui Kapolsek Batang AKP Bambang, Senin (6/3) kemarin.

Ditambahkan Bambang, kondisi korban saat ini sudah mulai membaik. Tinggal menunggu pemulihan fisik dan psikologisnya. Pihaknya juga akan intensif berkoordinasi dengan semua pihak agar kasus ini bisa diselesaikan. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kawal Aksi, TNI Bagikan Air Minum

MUNGKID - Kodim 0705/Magelang turut serta mengirimkan personel dalam menjaga dan mengamankan kegiatan aksi damai dan doa bersama di Masjid An Nuur, Mungkid, Kabupaten...

Atalarik Syach Berbagi Motivasi di Ponpes

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Artis kenamaan, Atalarik Syach, kembali mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Addainuriyah 2 Semarang. Kedatangan kakak dari Teddy Syach, Attila Syach dan Attar Syach ini, selain ingin lebih dekat...

Maret, Yaik Baru Sudah Kosong

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Minggu ketiga Januari ini, segera dilakukan sosialisasi pedagang Yaik Baru untuk dilakukan relokasi ke kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). "Sudah dilakukan...

Pemkab Harus Fokus Selesaikan Pasar Induk

RADARSEMARANG.COM, PENGGUNAAN - APBD oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo pada tahun 2017 telah sesuai prosedur dan dinilai seimbang antara pemasukan dan pengeluaran. Sehingga laporan pertanggungjawaban...

Keputusan Mendikbud Dinilai Legalkan Pungli

SEMARANG - Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, yang tidak melarang pihak sekolah negeri mulai SD hingga SMA melakukan pungutan, dianggap rancu...

Operasi Katarak Gratis di RS Panti Waluyo

PURWOREJO- Djarum Foundation bekerjasama dengan Yayasan Bina Netra Jogja, menggelar operasi katarak gratis di RS Panti Waluyo, Kabupaten Purworejo, Minggu (26/3). Kegiatan Operasi Katarak...