33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Polisi Tidak Akan Tilang Pelanggar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KENDAL—Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor agar segera melengkapi surat-surat kendaraannya. Jajaran satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kendal bakal menggelar operasi Simpatik Candi 2017. Operasi yang ditujukan bukan untuk menilang, tapi memberikan teguran dan peringatan kepada masyarakat.

Surat-surat kelengkapan kendaraan yang harus dilengkapi utamanya adalah seperti, STNK dan SIM. Selain itu aksesoris standar keselamatan kendaraan bermotor, seperti lampu utama, lampu sein atau reting, kaca spion, helm, sabuk keselamatan dan aksesoris keselamatan kendaraan bermotor yang sudah diatur dalam undang-undang lalu lintas.

Demikian disampaikan Kasatlantas Polres Kendal, AKP Agus Triyono saat memberikan sosialisasi kepada 50 orang pemohon SIM. Operasi ini rencananya akan digelar 1-21 Maret. “Operasi ini menitikberatkan pada upaya teguran kepada para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran dengan cara pendekatan humanis,” ujarnya.

Agus mencontohkan, misalkan ada pembonceng yang tidak menggunakan helm, petugas tidak akan langsung menilang melainkan akan mengingatkan supaya tidak diulang kembali. Demikian pula jika ada pengendara yang mungkin melanggar lampu rambu lalu lintas. “Juga akan kami ingatkan,” jelasnya.

Operasi, katanya, bertujuan menyadarkan masyarakat akan keselamatan berlalu lintas. Meski tidak ditilang, tapi bukan berarti masyarakat bebas melakukan pelanggaran. “Warga harus tetap mematuhi aturan berlalu lintas sesuai UU yang berlaku,” tandasnya.

Menurut Agus, ketertiban berlalu lintas merupakan langkah utama menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dengan warga menaati aturan yang berlaku, kemacetan maupun kecelakaan bisa dikurangi. Apalagi Kendal merupakan wilayah yang dilalui Jalur pantura Kendal. Sehingga aktivitas jalan setiap harinya sangat padat, kerap terjadi musibah kecelakaan lalu lintas. Biasanya kecelakaan itu terjadi karena pengguna jalan tidak tertib dalam berlalu lintas.  Seperti seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, kebut-kebutan, motor tidak standar dan sebagainya.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Kendal, Ipda Imam Sofyan menambahkan sejak 1 Maret hingga kemarin pihaknya melakukan teguran lebih dari 500 pengguna jalan. Pelanggaran yang kerap dilakukan antara lain pembonceng tidak memakai helm, melawan arus, melanggar parkir dan melanggar lampu rambu lalu lintas.

Selain itu, sopir pikap bak terbuka yang mengangkut orang, sopir tidak mengenakan sabuk keselamatan dan sebagainya. “Para pelanggar ini kami berikan teguran dan penyadaran tertib berlalu lintas secara lisan. Supaya kedepan tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari,” tambahnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sita 293 Botol Miras dan 1 Jerigen Arak

DEMAK-Aparat Satpol PP Pemkab Demak melakukan razia besar-besaran di wilayah Kecamatan Kebonagung. Hasilnya, sebanyak 293 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan satu jeriken...

Penuh Optimistis di Usia 18 Tahun

RADARSEMARANG.COM - TASYAKURAN ulang tahun ke-18 Jawa Pos Radar Semarang digelar secara sederhana di sekitar kolam renang kantor Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran...

Semakin Optimistis di Tahun ke-53

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Menginjak usia ke-53 tahun PT Telkom Indonesia optimis akan terus eksis dalam bisnis telekomunikasi di Indonesia. Semangat ini juga datang dari...

Kuliah sambil Jadi Make-up Artist

RADARSEMARANG.COM - ZULFA Nur Azizah tercatat sebagai mahasiswi keperawatan STIKES Widya Husada Semarang. Namun di sela kuliah, dia juga menekuni profesi make-up artist. Gadis 22...

Waspadai Penyimpangan Pungutan

SEMARANG - DPRD Jateng menyayangkan kebijakan pemerintah yang memperbolehkan sekolah menghimpun dana dari masyarakat pada 2017. Kebijakan itu dikhawatirkan akan semakin membenani masyarakat dan...

Hobi Jadi Sumber Rezeki

GEMAR memasak dan pintar memanfaatkan peluang bisnis, membuat Amalia Nur Afifah sukses menjalankan kedua bisnisnya yaitu catering dan make up. Tak jarang pula ia...