Jalan Rusak Picu Kecelakaan

219
RAWAN KECELAKAAN: Petugas Polres Temanggung ikut membantu menambal aspal jalan yang rusak di Jalan Lingkar Utara Temanggung, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)
RAWAN KECELAKAAN: Petugas Polres Temanggung ikut membantu menambal aspal jalan yang rusak di Jalan Lingkar Utara Temanggung, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG– Banyak cara dilakukan untuk mengisi Pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2017. Senin (6/3), puluhan petugas Satlantas Polres Temanggung turun jalan membantu menambal jalan aspal yang rusak di Jalan Lingkar Utara Temanggung. Ruas jalan ini tengah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat.

Dalam kegiatan kemarin, petugas Satlantas Polres Temanggung membaur dengan pekerja dari DPU Temanggung, Mereka ikut menambal lubang-lubang jalan dengan menuangkan aspal curah, meratakan batuan kecil dan sebagian mengatur arus lalu lintas.

Kabag Operasional Polres Temanggung Kompol Edy Suprapto mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas). Pasalnya, lubang serta gelombang jalan di ruas tersebut kerap menjadi pemicu terjadinya kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

“Di sepanjang ruas Jalur Lingkar Utara ini memang sering terjadi kecelakaan gara gara banyak terdapat lubang serta gelombang aspal jalan,” katanya di sela kegiatan tambal lubang jalan, kemarin.

Kasatlantas Polres Temanggung AKP Supadi menuturkan, berdasar pemantauan pihaknya, di Kabupaten Temanggung sedikitnya terdapat dua titik utama yang dianggap sebagai lokasi rawan kecelakaan karena kondisi aspal jalan yang rusak. Yakni Jalur Lingkar Walitelon Utara dan sepanjang Kecamatan Parakan sampai Kledung. Kedua ruas ini merupakan akses perlintasan utama dari dan menuju Kabupaten Wonosobo.

“Kondisinya memprihatinkan sekali. Maka dari itu, kami menggandeng lintas instansi lain yang berwenang mengambil langkah penambalan lubang aspal. Dengan harapan, saat Lebaran nanti sudah dapat dilalui tanpa ada kendala serius,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Jalan DPU Kabupaten Temanggung Adi Wibowo membeberkan, ruas jalan yang diperbaiki kali ini sepanjang 1,5 kilometer. Total anggaran yang digunakan sebesar Rp 2,15 miliar yang bersumber dari APBN.

Selain penambalan lubang, perbaikan juga meliputi deker jalan serta saluran air yang terdapat di lokasi tersebut. Menurutnya, selama ini kerusakan aspal jalan disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya seringnya dilalui kendaraan bertonase berat, konstruksi aspal yang sangat rentan oleh genangan air, tekstur tanah, hingga sistem drainase yang buruk, terutama saat intensitas curah hujan yang tinggi. (san/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here