3500 Miras Oplosan Dimusnahkan

70
DIMUSNAHKAN : Sebanyak 3.500 botol miras berbagai merek dimusnahkan oleh Satpol PP Kendal menggunakan alat berat silinder di depan Kantor Bupati Kendal, Senin (6/3) kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMUSNAHKAN : Sebanyak 3.500 botol miras berbagai merek dimusnahkan oleh Satpol PP Kendal menggunakan alat berat silinder di depan Kantor Bupati Kendal, Senin (6/3) kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan oleh Satpol PP Kendal. Termasuk miras oplosan hasil razia yang digelar selama lima bulan terakhir.Tercatat ada 3.500 botol miras yang dimusnahkan dengan cara ditumbuk menggunakan alat ebrat silinder.

Miras tersebut di antaranya merek Vodka, Congyang, Bir Bintang, Bir Anker, Anggur Orang Tua, bir Henineken, Guinness dan sebagainya. Sedangkan miras oplosan terhitung ada 1.000 liter yang berada dalam kantong jerigen.

Pemusnahan miras ditandai dengan pelemparan botol miras oleh Bupati Kendal Mirna Annisa diikuti anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Pemusnahan dilakukan dalam peringatan hari jadi Satpol PP ke-67 dan ulang tahun Limnas ke-55 serta Damkar yang ke-98.

Kepala Satpol PP Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Subarso, menjelaskan, pemusnahan miras dilakukan dalam rangka ulang tahun ke-67 Satpol PP, ulang tahun ke-55 Linmas, dan ulang tahun Damkar ke-98.

Miras berbagai merek tersebut merupakan barang sitaan hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kendal. Penyitaan dilakukan lantaran miras tersebut ilegal yang beredar di Kendal wilayah atas seperti Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Boja, Sukorejo, dan Patean. “Selain ,itu ada juga barang legal, tapi penjualannya tidak legal dalam arti tidak memiliki surat izin penjualan,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Kendal, Subarso, kemarin.

Kendati sudah melakukan pemusnahan barang bukti miras, pihaknya masih akan terus melakukan operasi. Hal tersebut berdasar atas Perda Kabupaten Kendal No 4 Tahun 2009 tentang minuman keras. “Di Kendal itu nol persen alkohol. Jadi, kami akan terus melakukan operasi sesuai Perda yang ada,” terangnya.

Ribuan botol miras yang dimusnahkan adalah hasil tangkap tangan setelah dilakukan penyilidikan, pengamatan dan pengumpulan data oleh petugas Satpol PP. Dimana Satpol PP sebelumnya memperoleh laporan dari masyarakat.

“Ribuan botol miras beragai merek dan ribuan liter miras oplosan ini sudah mempunyai ketetapan hukum. Sedangkan yang masih dalam proses persidangan jumlahnya masih ribuan dan akan dimusnahkan kemudian hari,” katanya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa mengapresiasi kegiatan pemusnahan miras tersebut. Ia meminta agar penjual miras diproses secara hukum. Sehingga bisa memberikan efek jera bagi masyarakat. “Apalagi adanya miras oplosan, tentu hal miris yang harus diwaspadai bersama. Sebab miras oplosan ini telah banyak memakan korban jiwa. Selain itu miras ini merusak generasi muda,” tuturnya. (bud/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here