Pulang Kerja, Gadis Cantik Disiram Air Keras

RSUD Tanggung Pengobatan

689
DIRAWAT: Korban Nur Asriyah saat dirawar di RSUD Kalisari Kabupaten Batang, pasca jadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. (Dok Polsek Batang)
DIRAWAT: Korban Nur Asriyah saat dirawar di RSUD Kalisari Kabupaten Batang, pasca jadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. (Dok Polsek Batang)

BATANG – Seorang petugas magang bagian apotek di RSUD Batang, Nur Asriyah, 22, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Korban yang berparas cantik tersebut mengalami nasib naas, saat perjalanan pulang kerja menuju rumahnya di Desa Dringo Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, pada Sabtu (4/3) malam.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini kondisi korban sudah cukup membaik dan bisa melihat, setelah mendapat perawatan medis di RSUD Kalisari,” ujar Kapolsek, pada Minggu (5/3).

Dijelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Dalam perjalanan, sejak dari rumah sakit sudah merasa ada yang mengikuti dirinya. Karena takut korban lalu masuk ke dalam SPBU Kadilangu. Setelah dirasa sudah tidak diikuti diirnya melanjutkan perjalanan pulang kembali.

Namun ketika berada di Jalan Pemuda dekat SPBE tiba-tiba dirinya dihentikan oleh 2 orang lelaki. Keduanya menyuruh korban untuk membuka helm. Karena korban ketakutan dirinya hanya diam saja, sampai pelaku sempat memukul helm Korban. Karena tidak dibuka, salah seorang pelaku membuka paksa helm dan menyiramkan benda cair yang diduga air keras ke wajah korban.

Usai disiram dengan cairan yang diduga air keras tersebut, gadis yang sebelumnya kerja di RS ARO Pekalongan ini kemudian terjatuh dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Mengetahui ada korban penyiraman air keras, oleh warga korban kemudian dilarikan ke RSUD Batang untuk mendapat pertolongan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bakar di wajah, dan saat ini masih dirawat secara intensif di RSUD Kalisari.

“Saat ini petugas tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna pengusutan kasus ini dan menunggu hasil laborat cairan yang diduga air keras tersebut,” tandas AKP Bambang Sugiyanto.

Dari informasi yang berkembang, diduga pelaku penyiraman air keras adalah mantan tunangan korban. Karena sakit hati, hubungan mereka kandas di tengah jalan.

Sementara itu Direktur RSUD Kalisari Batang dr Junaidi Edi Wibawa, mengatakan pihaknya akan membantu pengobatan korban hingga sembuh. Karena kejadian tersebut terjadi saat pulang dinas.

“Rumah sakit akan membantu penuh biaya perawatan dan pengobatan korban. Karena pegawai magang kami tersebut kena musibah tepat pulang dari dinas,” jelasnya.

Pihaknya juga belum bisa beberkan panjang lebar terkait kondisi terkini korban. Baik luka maupun kondisi kejiwaannya. Namun dipastikan korban sudah mulai membaik dan sudah bisa melihat. “Semoga korban bisa segera sembuh, dan pelaku segera tertangkap,” harapnya. (han/zal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here