PT Islam Harus Ikut Tangkal Radikalisasi

200
SEMINAR: Prof Zulkifli Abdul Ghani dari Universitas Sains Islam Malaysia menjadi pembicara seminar Peran Pendidikan Tinggi Islam dalam Kehidupan Multikultural dan Deradikalisasi Agama, Minggu (5/3). (SUMALI IBNU CHAMID/JAWA POS RADAR KEDU)
SEMINAR: Prof Zulkifli Abdul Ghani dari Universitas Sains Islam Malaysia menjadi pembicara seminar Peran Pendidikan Tinggi Islam dalam Kehidupan Multikultural dan Deradikalisasi Agama, Minggu (5/3). (SUMALI IBNU CHAMID/JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO – Asosiasi Pascasarjana Agama Islam Swasta Indonesia (APAISI) menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke IV di Universitas Sains Al Quran (Unsiq) Wonosobo. Salah satu isu penting yang dibahas yakni peran perguruan tinggi Islam dalam memahami kehidupan multikultural dan deradikalisasi agama. Sebanyak 27 pengelola program Pascasarjana Perguruan Tinggi Islam Swasta dari seluruh Indonesia hadir dalam acara ini.

Ketua APAISI Prof Masykuri mengatakan, APAISI harus peka terhadap persoalan sosial di masyarakat akhir-akhir ini. Terutama masalah radikalisme yang disebabkan beberapa pandangan yang belum konstruktif. Di antaranya pemahaman yang keliru terkait multikulturisme yang ada di berbagai lapisan masyakarat.

Sebagai wujud atas kepedulian tersebut, ada beberapa agenda dilaksanakan dalam kegiatan ini. Semua kegiatan dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan pentingnya pendidikan multikulturalisme dan melakukan berbagai upaya untuk deradikalisasi terhadap pemahanan agama yang keliru.

“Mukernas ini juga dimaksudkan untuk mencari formula baru dalam meredam berbagai konflik, maraknya radikalisme dan terjadinya liberalisasi,” papar Rektor Universitas Islam Malang ini.

Sementara itu Ali Imron, salah satu peserta kegiatan Mukernas mengatakan, Lembaga Perguruan Tinggi Islam khususnya program Pascasarjana yang tergabung dalam APAISI harus mampu menyikapi berbagai problem dan persoalan yang dihadapi oleh pemerintah. Terutama dalam menyikapi beberapa kebijakan dari Kemenag dan Kemristek Dikti. “APAISI harus aktif memberikan kontribusi positif bagi pemerintah terkait dengan berbagai regulasi yang berhubungan dengan perguruan tinggi serta berbagai persoalan sosial lainnya yang harus dicarikan soluainya,” paparnya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here