33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Operasi Katarak Gratis DF Perdana di Tahun 2017

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SLEMAN-Penderita katarak yang mengalami keterbatasan biaya untuk mendapatkan tindakan operasi sebagai solusi kesembuhan, dapat terbantu dengan bergulirnya kembali program Operasi Katarak Gratis Bakti Sosial Djarum Foundation (OKG DF). Program OKG DF yang menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menggelar kegiatan perdana di tahun 2017 pada Minggu (5/3) kemarin di Rumah Sakit (RS) Puri Husada, Sleman, Jogjakarta.

Pelaksanaan kegiatan bersama Perdami Jogjakarta itu, sekaligus memperingati Dies Natalies Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gajah Mada Ke-71. Dari 52 pasien katarak yang mendaftar, 34 diantara lolos screening untuk dilayani operasi.

Direktur RS Puri Husada dr JB Soebroto, mengatakan, penyelenggaraan OKG DF di tempatnya sudah berjalan beberapa kali. Kerjasama dengan Djarum Foundation itu sendiri sudah berjalan sejak 5 tahun lalu. Kegiatan terakhir berlangsung pada Desember 2016 kemarin. Juga dengan menggelar operasi katarak gratis.

“Kami sebagai penyelenggara akan memberikan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Tidak perlu ada kekuatiran. Secara teknis, pelaksanaan operasi (OKG) ini dipimpin dokter mata dari Perdami,” papar dr JB Soebroto saat mengawali kegiatan.

Hadir dalam kesempatan ini, dokter spesialis mata dari Perdami Jogjakarta dr Joko dan Prof dr Soeharjo, serta Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation Rudy Djauhari. Dr Joko mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation, yang telah membantu sebagai mitra dalam bakti sosial operasi katarak selama ini, maupun kegiatan sosial yang lain.

“Buat bapak ibu yang akan dioperasi, semoga nanti mendapatkan hasil yang baik, dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari yang lebih dari sebelumnya. Di Sleman ini setiap tahun pun masih banyak yang menderita katarak. Padahal operasi katarak di rumah sakit ini telah kita lakukan selama 10 tahun. Kita perhimpunan dokter spesialis mata melakukan operasi (katarak) di daerah istimewa Jogjakarta maupun diluar DIY, dan sampai di luar jawa. Tahun 2017 ini, masih kita programkan operasi katarak didukung Djarum Foundation,” paparnya.

Rudy Djauhari mengungkapkan, di Indonesia masih banyak penderita katarak. Oleh sebab itu, melalui program OKG DF ini diharapkan mengurangi jumlah penderita buta akibat katarak. Hingga penyelenggaan OKG DF ke-54 ini, berhasil membebaskan lebih dari 2.000 penderita katarak di 19 kabupaten/kota di Jateng dan DIY.

”Kami tergerak meringankan beban penderita katarak khususnya bagi warga kurang mampu supaya dapat melihat kembali. Selain membantu pemerintah, OKG juga memberikan harapan baru dan mengurangi beban penderita. Setelah sembuh mereka tentunya bisa melihat dengan lebih baik dan beraktivitas atau bekerja kembali,” jelasnya. (fiq/ap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hati-Hati Vote dan Like Paslon

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Sebagai pengawas penyelenggara pemilihan umum, Panitia Pengawasan Pemilihan Kabupaten/Kota (Panwaskab) dituntut untuk melakukan keterbukaan informasi. Pasalnya, dengan menjalankan keterbukaan informasi merupakan...

Market Day Tumbuhkan Jiwa Wirausaha

RADARSEMARANG.COM - MEMPERLUAS lingkungan belajar memungkinkan siswa memiliki peluang untuk berinovasi, berkreasi serta mengaktualisasikan diri secara optimal. Selama ini, siswa dan sebagian orang tua...

Kabar Bunuh Diri Keliru Lokasi

JawaPos.com - Sebuah video tentang pemuda yang bunuh diri sedang viral. Kabar itu menyebar di berbagai grup WhatsApp sejak Selasa, 5 Maret 2019. Dalam...

6 Orang Disandera, Gasak Rp 150 Juta

UNGARAN – Pelaku aksi perampokan di Kantor Bank Jateng kompleks perkantoran Tarubudaya, Kabupaten Semarang, Kamis (18/5) kemarin, tergolong profesional. Pelaku yang diduga berjumlah empat...

Sekda: Pelantikan Diharapkan Serentak

SEMARANG - Pelantikan tujuh kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2017 serentak di Jateng belum jelas. Pemprov Jateng masih menunggu kepastian dari Kementerian Dalam Negeri...

Jadi Istri Gubernur, Ada Nggak Enaknya

RADARSEMARANG.COM - Bagi sebagian kaum hawa, menjadi istri seorang pemimpin daerah bisa jadi sebuah mimpi. Akan ada banyak predikat yang otomatis disandang. Termasuk previlage atau hak...