Operasi Katarak Gratis DF Perdana di Tahun 2017

2040
KURANGI BUTA KATARAK- Operasi Katarak Gratis Bakti Sosial Djarum Foundation (OKG DF) kali pertama di Tahun 2017 berlangsung di Rumah Sakit (RS) Puri Husada, Sleman, Jogjakarta, 5 Maret 2017 kemarin.
KURANGI BUTA KATARAK- Operasi Katarak Gratis Bakti Sosial Djarum Foundation (OKG DF) kali pertama di Tahun 2017 berlangsung di Rumah Sakit (RS) Puri Husada, Sleman, Jogjakarta, 5 Maret 2017 kemarin.

SLEMAN-Penderita katarak yang mengalami keterbatasan biaya untuk mendapatkan tindakan operasi sebagai solusi kesembuhan, dapat terbantu dengan bergulirnya kembali program Operasi Katarak Gratis Bakti Sosial Djarum Foundation (OKG DF). Program OKG DF yang menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menggelar kegiatan perdana di tahun 2017 pada Minggu (5/3) kemarin di Rumah Sakit (RS) Puri Husada, Sleman, Jogjakarta.

Pelaksanaan kegiatan bersama Perdami Jogjakarta itu, sekaligus memperingati Dies Natalies Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gajah Mada Ke-71. Dari 52 pasien katarak yang mendaftar, 34 diantara lolos screening untuk dilayani operasi.

Direktur RS Puri Husada dr JB Soebroto, mengatakan, penyelenggaraan OKG DF di tempatnya sudah berjalan beberapa kali. Kerjasama dengan Djarum Foundation itu sendiri sudah berjalan sejak 5 tahun lalu. Kegiatan terakhir berlangsung pada Desember 2016 kemarin. Juga dengan menggelar operasi katarak gratis.

“Kami sebagai penyelenggara akan memberikan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Tidak perlu ada kekuatiran. Secara teknis, pelaksanaan operasi (OKG) ini dipimpin dokter mata dari Perdami,” papar dr JB Soebroto saat mengawali kegiatan.

Hadir dalam kesempatan ini, dokter spesialis mata dari Perdami Jogjakarta dr Joko dan Prof dr Soeharjo, serta Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation Rudy Djauhari. Dr Joko mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation, yang telah membantu sebagai mitra dalam bakti sosial operasi katarak selama ini, maupun kegiatan sosial yang lain.

“Buat bapak ibu yang akan dioperasi, semoga nanti mendapatkan hasil yang baik, dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari yang lebih dari sebelumnya. Di Sleman ini setiap tahun pun masih banyak yang menderita katarak. Padahal operasi katarak di rumah sakit ini telah kita lakukan selama 10 tahun. Kita perhimpunan dokter spesialis mata melakukan operasi (katarak) di daerah istimewa Jogjakarta maupun diluar DIY, dan sampai di luar jawa. Tahun 2017 ini, masih kita programkan operasi katarak didukung Djarum Foundation,” paparnya.

Rudy Djauhari mengungkapkan, di Indonesia masih banyak penderita katarak. Oleh sebab itu, melalui program OKG DF ini diharapkan mengurangi jumlah penderita buta akibat katarak. Hingga penyelenggaan OKG DF ke-54 ini, berhasil membebaskan lebih dari 2.000 penderita katarak di 19 kabupaten/kota di Jateng dan DIY.

”Kami tergerak meringankan beban penderita katarak khususnya bagi warga kurang mampu supaya dapat melihat kembali. Selain membantu pemerintah, OKG juga memberikan harapan baru dan mengurangi beban penderita. Setelah sembuh mereka tentunya bisa melihat dengan lebih baik dan beraktivitas atau bekerja kembali,” jelasnya. (fiq/ap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here