Minim Dukungan, Persikama Dibubarkan

232
KENANGAN : Sukardiyono Goodres (kanan) saat memperkenalkan tim Persikama di awal kehadirannya dua tahun lalu. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
KENANGAN : Sukardiyono Goodres (kanan) saat memperkenalkan tim Persikama di awal kehadirannya dua tahun lalu. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID – Dunia persepakbolaan Kabupaten Magelang sedang bermasalah. Manajer Persikama Sukardiyono Goodres resmi membubarkan tim sekaligus menandai pengunduran dirinya sebagai manajer.

“Usai pertandingan di Piala Dirgantara, tim di bawah manajemen saya sudah resmi saya bubarkan. Anak-anak sudah saya kumpulkan dan saya beritahu keputusan tersebut,” kata Sukardiyono, Minggu (5/3).

Ia terpaksa mengambil keputusan tersebut karena menganggap dirinya gagal mengelola tim dengan baik. “Keputusan ini harus saya ambil karena kita tahu sepakbola bukan one man show tapi keterpaduan seluruh unsur yang ada. Tapi sejak berjalannya musim ini, saya tidak melihat kekompakan dan kebersamaan itu,” katanya.

Goodres mengatakan, tidak ada dukungan riil dari semua komponen untuk memajukan sepakbola di Kabupaten Magelang. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Magelang, pengusaha dan juga suporter. “Apa yang mereka sampaikan dan didengungkan-dengungkan hanya kebanggaan semu. Tidak ada tindakan riil mendukung dan ingin Persikama besar,” papar dia.

Dia merasa tidak cukup mampu mengelola Persikama sendirian. Untuk itu, dia memilih membubarkan tim yang dipimpinnya. “Jika ada yang ingin menjadi manajemen Persikama, saya akan dukung sepenuhnya, baik moril maupun finansial,” kata dia.

Meski mengaku mundur dari dari manajemen Persikama, Goodres mengaku siap mendukung siapapun yang akan menggantikan posisinya. Dia berharap, di tangan orang baru, Persikama lebih maju dengan dukungan pemerintah. “Siapapun yang jadi manajer baru saya akan membantu. Baik pemikiran maupun finansial. Tapi jika saya harus di depan, saya tidak akan mau lagi,” terang dia.

Ketua Ascab PSSI Kabupaten Magelang,Gunawan membenarkan pengunduran diri Manajer Persikama Sukardiyono. Dia mengaku sudah diajak berkomunikasi terkait masalah tersebut. “Itu keputusan beliau, kita hormati,” jelasnya.

Meski demikian, Gunawan mengaku sebenarnya berat jika Goodres harus mundur dari manajer. Mengingat selama ini, kiprah Goodres di sepakbola Kabupaten Magelang sangat totalitas. Dia juga menilai Goodres yang membangkitkan kembali Persikama dari mati suri. Pascamundurnya sang manajer, pihaknya mengatakan akan segera melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak. “Hasilnya akan kita sampaikan nanti,” katanya. (vie/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here