Jalur Menantang, Pemandangannya Indah

181
GEMBIRA : Sejumlah finisher Nagapakca Challenge 10K berfoto di Lapangan Batalyon Armed 3/105 Tarik Nagapakca Magelang, Minggu (5/3). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
GEMBIRA : Sejumlah finisher Nagapakca Challenge 10K berfoto di Lapangan Batalyon Armed 3/105 Tarik Nagapakca Magelang, Minggu (5/3). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Lapangan Batalyon Armed 3/105 Tarik Nagapakca Magelang dipenuhi pelari dari berbagai daerah, Minggu (5/3).  Mereka ingin menaklukkan medan lari sejauh 10 kilometer yang dipilih panitia Nagapakca Challenge 10K.

Kategori umum perempuan dimenangkan Yanitasari dari Magelang dengan waktu 39 menit 30 detik. Kategori umum pria, Nur Sodiq asal Imogiri, Jogjakarta menyelesaikan dalam waktu 33 menit 4 detik. Lalu, kategori TNI/Polri dimenangkan oleh Kaharudin, dari Secapa Bandung dengan waktu 33 menit 53 detik.

“Jujur, medannya sangat menantang, sehingga mau ngoyo susah,” kata atlet dari klub lari Rajawali Magelang, Nugroho yang berhasil masuk peringkat tiga kategori umum pria.

Pemuda 21 tahun ini mengaku sangat menikmati pemandangan yang disuguhkan sepanjang rute. Paling sulit, katanya, saat tanjakan dan turunan di pedesaan. Sebetulnya ia menargetkan lebih cepat dari waktu yang ia catat dalam ajang ini. Yakni, 34 menit lebih 39 detik.

“Mau ngejar depan saya sudah sulit. Yang pasti, saya lari sambil menikmati pemandangan dan udara yang segar,” ujar warga Tanjung, Kalinegoro, Kabupaten Magelang didampingi pelatih Suryanto Budi.

Sementara itu, Danyon Armed 3/105 Tarik Nagapakca Mayor (Arm) Reno Priambodo menyebutkan, ajang perdana olahraga tingkat nasional yang dihelatnya ini diikuti sekitar 700 pelari. Acara ini merupakan pertingatan ulang tahun ke-65 Armed 3/105 Tarik yang jatuh pada 11 Februari lalu. “Acara ini untuk mendekatkan TNI ke pada masyarakat, agar tidak ada kesan lagi tentara itu sangar dan sebagainya,” ujarnya usai acara.

Dalam acara ini, diadakan juga pameran mobil kuno dan alutsista. Para peserta dan pengunjung bisa berfoto bersama personel Armed yang berseragam lengkap. “Pameran alutsista ini juga bertujuan untuk mengenalkan ke masyarakat, agar mereka juga tahu, bahwa ini loh senjata-senjata yang dipakai TNI itu dibeli dari uang rakyat,” jelasnya. (put/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here