33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Jalan Berlubang Hanya Disemprot Cat

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membawa cat semprot putih ketika bersepeda keliling Semarang, Minggu (5/3) pagi. Ketika menemukan jalan berlubang, Ganjar langsung berhenti. Dia menggunakan cat tersebut untuk menandai jalan berlubang.

Gubernur berambut putih ini sengaja ingin tahu secara langsung seberapa banyak jalan berlubang di Kota Semarang. Karena itu, saat agenda rutin gowes setiap Minggu bersama klub sepeda Samba, dia sekalian mencari jalan berlubang.

Operasi pencarian jalan berlubang dimulai dari rumah dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh, pukul 06.00, menuju kawasan Peterongan. Ganjar kerap berhenti untuk menyemprot cat jalan berlubang ketika melintas Jalan S Parman, Tegalsari, Sriwijaya, dan depan Pasar Peterongan. Penyemprotan di sisi jalan berlubang juga dilakukan di beberapa titik sepanjang Jalan MT Haryono, Jalan Brigjen Sudiarto, Jalan Majapahit, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Citarum, hingga Jalan Arteri Yos Sudarso. Selain itu, Jalan Pamularsih, Kaligarang, dan kembali ke Puri Gedeh.

”Bikin jatuh itu Pak, bener kalau di-pilox begitu. Segera ditambal ya, Pak,” tutur seorang pengendara sepeda motor. Di perempatan Jalan Romggowarsito, Ganjar berhenti lebih lama. Dia geleng-geleng kepala menyaksikan sebuah truk trailer mogok melintang karena sumbu rodanya patah. Seketika ia menemui awak truk yang mengatakan sudah mogok sejak pukul 03.00 dini hari.

Ketika dicek, ternyata muatan truk tersebut melebihi tonase yang diizinkan. ”Ya karena sampeyan-sampeyan ini jalan pada rusak. Tidak boleh ini harusnya melebihi beban begini, jadinya susah sendiri kan?” kata Ganjar kepada sopir truk yang hanya menunduk diam.

Ditemui di sela istirahat, Ganjar mengatakan, penandaan jalan berlubang ini juga untuk menggenjot kinerja Dinas Pekerjaan Umum memperbaiki jalan.

Dia merasa harus terjun langsung untuk memacu kinerja petugas agar perbaikan jalan tidak ditunda-tunda. Selain itu untuk mengapresiasi warga di beberapa daerah yang dengan kesadaran pribadi turut menjaga dan memperbaiki jalan.

Ganjar mengungkapkan, setelah ditandai, lubang-lubang itu akan segera ditambal. Penambalan jalan itu bersifat sementara, sembari menunggu perbaikan jalan dari APBD 2017. ”Saat ini lelang pekerjaan perbaikan jalan baru berproses, jadi sementara ditambal dulu,” jelasnya.

Menurutnya, Kota Semarang yang merupakan ibu kota Jateng ternyata masih terdapat banyak jalan berlubang. ”Sampai tidak bisa ngitung tadi saking banyaknya. Ini masih di kota, belum yang di daerah seperti apa,” katanya.

Dia pun mengapresiasi Mbah Sadiyo di Sragen. Tak hanya menyemprotkan cat, pemulung tersebut mau menambal jalan dengan uangnya sendiri. ”Orang banyak mention ke saya di media sosial soal Mbah Sadiyo. Tapi semua hanya menyatakan simpati, padahal Mbah Sadiyo ingin mengajak kita untuk ikut terjun langsung,” katanya. (amh/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...