33 C
Semarang
Rabu, 30 September 2020

Izin Ditolak, Enam Kafe Disegel

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KAJEN– Sebanyak enam kafe dan tempat hiburan malam yang berada di Desa Sumurjomblangbogo dan Desa Wangandowo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, Sabtu (4/3) malam, disegel oleh tim gabungan razia penyakit masyarakat (pekat) Kabupaten Pekalongan, karena tidak memiliki izin resmi.
Tindakan penyegelan sempat mendapatkan perlawanan dari beberapa pemilik cafe, dengan alasan masih mengajukan izin ke Badan Penanaman modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Pekalongan.

Enam kafé yang disegel yakni Rengganis, kafe Mun, di Desa Sumurjomblangbogo, kafe Happy Family, kafe Bomber Musik, kafe Kus dan kafe Bianca di Desa Wangandowo.
Daryono,46, pemilik kafe Happy Family mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengajukan berkas perizinan ke Kantor Badan Penanaman modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Pekalongan, sejak sebulan yang lalu. Namun hingga kini belum direspon oleh pihak Pemda.

Menurutnya petugas seharusnya tidak melakukan penyegelan, karena izin dari masyarakat sudah disetujui, hanya izin resmi dari Badan Penanaman modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu yang belum turun. “Kami masih melakukan pengajuan perizinan, memang izin belum turun, tapi tolong jangan disegel, hanya waktunya saja yang dibatasi,” harap Daryono.

Kepada Desa Wangandowo, Subari, membantah bahwa masyarakat telah mengizinkan berdirinya kafe dan tempat hiburan tersebut. Menurutnya,

penyegelan seharusnya untuk selamanya bukan hanya sementara. Mengingat keberadaan kafe dan tempat hiburan tersebut sangat menganggu ketentraman warga dan psikologis anak-anak.

“Kami bersama warga Desa Wangandowo tetap menolak dan tidak pernah mengeluarkan izin beroperasionalnya kafe dan tepat hiburan malam tersebut,” kata Subari.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, menegaskan bahwa penyegelan enam kafe tersebut berdasar laporan dan keresahan masyarakat sekitar.  “Polres juga melakukan sosialisasi sebelumnya kepada masyarakat, dan penutupan ini ditandai dengan pemasangan stiker, serta penandatanganan berita acara dan ini penyegelan resmi bukan sementara lagi,” tegas AKP Aries. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...