58 Liter Ciu Disita

143

MAGELANG – Kepolisian Sektor Magelang Tengah Polres Magelang Kota berhasil menyita sedikitnya dua jeriken berisi 58 liter minuman keras jenis ciu. Selain itu, dari tangan Argo Sudrajad, 26, warga Jalan Rama, Kampung Samban Kudul, Kelurahan Panjang, Magelang Tengah, polisi juga mengamankan 112 bungkus plastik, masing-masing berisi setengah liter ciu siap edar.

Razia penyakit masyarakat (pekat) ini dipimpin langsung Kapolsek Magelang Tengah AKP I Gede Suarti. Terbongkarnya pabrik rumahan yang memproduksi ciu ini tidak lepas dari laporan warga setempat yang sudah cukup lama merasa resah dengan peredaran miras yang secara terang-terangan dilakukan pelaku.

”Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, baru pelaku kita tangkap bersama barang bukti puluhan liter ciu,” ujar Suarti, Sabtu (4/3) malam.

Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti dua jeriken berisi 50 liter dan 8 liter, 112 plastik berisi ciu masing-masing setengah liter. Polisi juga mengamankan satu jeriken kosong dan selang untuk memindah ciu dari jeriken ke wadah plastik.

”Seluruh barang bukti dan pelaku sementara kita amankan di Mapolsek Magelang Tengah,” kata dia.

Suarti menegaskan, razia miras digelar lantaran pihaknya berkomitmen menciptakan Kecamatan Magelang Tengah, nol persen alkohol. Bukan saja pengedar, tapi pembeli atau peminum yang tertangkap basah, juga turut dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring) dengan denda tertinggi.

”Bulan lalu kami tangkap tiga pelaku. Satu pengedar ciu didenda Rp 35 juta atau kurungan dua bulan dan dua orang kedapatan minum di jalan didenda Rp 250 ribu atau penjara satu minggu,” tegasnya.

Argo disangka melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pengendalian, Pengawasan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Ia bisa dihukum dengan denda paling banyak Rp 50 juta. (cr1/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here