Kreatif Bikin Kejutan, Jadi Ladang Bisnis

268
BERBAKAT : Pesta terbatas sesuai permintaan konsumen yang berhasil dirancang Devanada Bulan Aldizza. (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERBAKAT : Pesta terbatas sesuai permintaan konsumen yang berhasil dirancang Devanada Bulan Aldizza. (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

IDAK terkecuali Devanada Bulan Aldizza. Pengusaha party planner ini mendirikan DVNDPLANS sejak April 2016. “DVNDPLANS merupakan singkatan dari Devanada Plans. Artinya rencana yang aku rancang sendiri,” tuturnya.

Bulan-sapaan akrabnya- menuturkan bahwa awal dirinya menggagas bisnis party planner berawal dari ketidaksengajaan. Semua bermula dari dirinya yang merupakan tipe orang tidak bisa diam. Selalu memiliki akal untuk membuat kejutan bagi orang-orang di sekitarnya dalam berbagai acara. Hingga pada suatu hari, salah satu teman memintanya merancangkan pesta ulang tahun. Dari situlah, banyak yang menganggap bahwa dirinya berbakat dalam melakukan bisnis di bidang party planner. Sejak saat itu, orderanpun mulai berdatangan sampai sekarang.

Tidak hanya pesta ulang tahun, Bulan juga melayani birthday surprise, bridal shower, baby shower serta anniversary. Kisaran harga untuk setiap acarapun berbeda, tergantung permintaan dari si empunya acara.

“Ada couple dinner berdua dengan kisaran harga mulai Rp 250.000 sampai Rp 450.000, room decoration Rp 300.000 sampai Rp 800.000. Sedangkan birthday party sekitar Rp 75.000 sampai Rp 50.000/orang,” katanya.

Namun karena keterbatasan waktu, saat ini dirinya hanya menerima pesanan konsumen daerah Semarang dan Ungaran. Menurutnya, dalam mengelola bisnis ini, perlu banyak waktu serta tenaga. Bulan juga menceritakan pengalamannya dalam menemui berbagai klien yang memiliki permintaan beragam.

“Sifat konsumen itu beda-beda. Ada yang kadang minta ganti-ganti hari. Pernah ada yang mendadak minta ganti desain, padahal sudah mau dicetak. Tapi ya gak apa-apa sih, selama permintaanya wajar,” kata Bulan.

Baginya, konsumen adalah raja. Seburuk apapun permintaan konsumen, pasti dilakukan. Meski harus memutar otak dan tenaga lebih ekstra. “Sebuah acara atau moment special itu sifatnya bermakna, mungkin mereka ingin yang terbaik. Jadi wajar saja, kalau banyak konsumen yang rempong. Tapi setelah acara selesai, testimoni konsumen selalu memuaskan,” tutur dara manis kelahiran 23 Februari 1998 ini.

Meski bisnis yang dijalaninya sekarang masih terbilang baru, banyak suka dan duka yang ia alami dalam menjalankan bisnisnya. “Sukanya bisa belajar tanggung jawab, lebih menghargai waktu, bertemu dengan banyak orang, yang terpenting punya uang sendiri. Dukanya, jarang bisa kumpul teman-teman. Soalnya, waktuku terikat sama kerjaan. Acara kan biasanya sampai malam, harus menunggu sampai selesai buat beresin barang-barang. Padahal besok paginya harus kuliah,” tutur mahasiswi Komunikasi Undip angkatan 2016 ini.

Seorang entrepreneur harus pintar dalam berpromosi serta berinovasi. Dalam mempromosikan bisnisnya, Bulan menggunakan berbagai jejaring sosial mulai dari Line hingga Instagram. Hal itu dilakukan agar bisnis yang dijalani terus berkembang dan dikenal orang. Ia mengaku akan terus berkarya dan berharap memiliki event organizer suatu saat nanti. (mg29/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here