33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Happy dan Awet Muda dengan Dansa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Keserasian gerakan dan musik dalam dansa tak hanya menjaga kebugaran tubuh, tapi juga melatih otak dan kepekaan rasa. Tak heran, paduan seni dan olah tubuh ini banyak diminati. Selain memberikan rasa bahagia juga dipercaya membuat awet muda.

Beberapa pasang pedansa lincah menggerakkan kaki dan pinggul dalam gelaran Senada yang digelar di Star Hotel, akhir pekan lalu. Gerakan ini masih dikombinasikan dengan berbagai gerakan tangan yang tentunya senada dengan ketukan irama. Mulai dari Waltz dengan tempo yang pelan, Cha Cha, Rumba hingga Jive dengan tempo yang cukup cepat.

Perlu dicatat, para pedansa ini tak hanya anak muda, tapi juga mereka yang telah berusia paruh baya dan lanjut. Kesamaannya, aura ceria terlihat dari wajah para pedansa ini. Ya, mereka larut dalam lantunan irama.

“Ini dia asyiknya dansa, dari ujung kepala sampai ujung kaki gerak semua mengikuti ketukan dan musik. Bikin kita happy. Selain itu, karena tiap langkah ada hitungan yang disesuaikan dengan irama, maka ini juga bikin nggak pikun,”ujar salah seorang pedansa, Monalisa Jeany Berty.

Perempuan dengan tiga orang putra dan tujuh orang cucu ini mengaku sudah cukup lama menekuni dansa bersama suami. Menurutnya, selain melatih kebugaran tubuh, berdansa dengan pasangan juga menambah kemesraan.

“Kalau kita dansa dengan pasangan yang nggak kita suka ya agak susah. Karena tangan pasti berpegangan, kemudian mata juga bertatapan. Pokoknya ya harus dengan yang klop, salah satunya ya dengan pasangan. Ini juga bisa bikin tambah mesra,”ujarnya.

Begitu juga dengan yang diungkapkan oleh Bing Chrisna. Pelatih dansa ini menilai, berbagai manfaat yang didapat melalui aktif berdansa menjadikan kegiatan ini pilihan berbagai segmentasi, baik muda maupun dewasa.

“Dansa merupakan kegiatan yang menyenangkan. Hingga saat ini saya melatih, murid saya beragam dari anak-anak, remaja hingga ada yang berusia 90 tahun,”ujar salah satu pendiri D’ Lince Dance Community Semarang.

Namun begitu, untuk aktif berdansa perlu dimulai dari hati. Setidaknya menyukai musik dan ada kemauan untuk bergerak. “Kalau sudah suka musik dan bergerak, dansa lama-lama juga bisa jadi hobi. Kalau sudah jadi hobi, umur berapa saja juga pasti tetap inginnya berdansa,”imbuh Ketua Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Jawa Tengah, Agus Mulyadi. (dna/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sosialisasi Popnas Perlu Ditingkat

SEMARANG - Kota Semarang terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan salah even olahraga nasional. Yakni  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke XIV tahun 2017. Sayangnya...

“Pesantren” Bagi Calon Animator Andal

Siapa tidak kenal grup band punk asal Jogjakarta, Endank Soekamti? Ternyata, vokalis sekaligus bassist band ini, Erix Soekamti, sangat peduli terhadap pendidikan. Ia membuka...

Diramaikan 1.000 Peserta

SEMARANG - Tak kurang dari 1.000 warga Kelurahan Srondol Kulon Semarang turut memeriahkan ajang jalan sehat dalam rangka HUT ke-8 klinik pratama Ruby Medika, Srondol Kulon. Bertempat di halaman klinik yang...

Pertahankan Pengolahan Manual, Kopi Biji sebagai Lifestyle

Sebuah toko legendaris yang konsisten menjual biji kopi maupun serbuk di Kota Semarang adalah Toko Kopi Margo Redjo. Beroperasi sejak zaman Kolonial Belanda bertahan...

Super Cake Brillian Jadi Langganan Artis dan Turis Mancanegara

RADARSEMARANG.COM - Bagi penggemar cake, rasanya tidak lengkap jika tidak mampir dan mencicipi Super Cake Istana Oleh-Oleh Brillian di Kota Semarang. Jawa Pos Radar...

Gunakan Waktu Luang di Masjidil Haram

Rangkaian ibadah umrah sesungguhnya hanyalah 3 prosesi, mulai dari thawaf, sa’i, dan tahalul yang dapat kita lakukan paling lama lima jam. Akan tetapi sayang...