33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

18 Tahun Keliling Sebelum Menetap

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Sardjono sendiri telah membuka usaha bakmi Jowo sejak tahun 1973. Saat itu berjualan keliling menggunakan gerobak di sepanjang kawasan Jalan Wotgandul dan Plampitan. Ide nama Bakmi Jowo Pak Gareng sendiri berasal dari para langganannya.

Selama berkeliling di kawasan Plampitan dan Wotgandul yang mayoritas pendudukanya keturunan Tionghoa dan umumnya cadel memanggilnya “bakmi goleng”. “Dulu kan manggil saya bakmie goleng sampai ada juga yang teriak bakmi galeng karena nggak bisa bilang R, akhirnya saya plesetkan sekalian menjadi Pak Gareng yang Insyaallah sampai sekarang jadi berkahnya,” jelas Puspito, istri Sardjono.

Selama 18 tahun berkeliling dengan gerobak, akhirnya pada tahun 1991 Sardjono memutuskan menetap. Yakni mencari lokasi yang strategis untuk berjualan Mi Jowo. Akhirnya dia mendapat tempat di Jalan Wotgandul Dalam Nomor 173 sampai sekarang.

Suka duka berjualan di jalan ia ceritakan sebagai memori indah hingga kini mampu menyekolahkan 6 anaknya hingga sarjana dan membelikan ke enam anaknya rumah serta untuk beribadah haji.

Sardjono kini lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dengan sang istri menyiapkan bahan, lantaran dalam 5 tahun terakhir ia terkena diabetes. Namun hal itu tidak mengurangi semangatnya dalam memproduksi bumbu untuk di jual di warungnya.

“Sekarang karyawan semua yang jaga warung, karena bapak sudah nggak kuat berdiri dan beraktifitas banyak, cukup di rumah saja bantu semampunya. Alhamdulillah karyawan sudah bisa dilepas dan sudah mahir membuat bakmi dengan rasa yang sama,” ungkap pasangan yang memiliki 6 orang anak.

Kini, ia telah mempekerjakan 14 orang dan memiliki cabang di Foodcourt Citra Land. Ia tidak berniat untuk menambah atau meluaskan warung yang ada saat ini karena terkendala dana yang terbatas dan merasa apa yang ada saat ini sudah cukup.

“Sudah tua mbak, punya dua itu saja sudah cukup, sebetulnya dulu sempat punya cabang di Jakarta tetapi karena tidak lancar dan karyawannya ngawur ya sudah kita stop saja dan fokus di Semarang saja,” pungkasnya. (mg26/zal)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hendi Antar Sendiri E-KTP ke Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan seluruh pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang sempat tertunda di tahun 2016 dan 2017,...

Atlet Paragames Ikuti SBMPTN

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Empat penyandang disabilitas mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Sub Panlok Magelang, Selasa (8/5). Salah satu penyandang disabilitas...

Aneka Jaya Tambah Stok Barang Sambut Ramadan

SEMARANG- Sejumlah ritel di Kota Semarang mulai menambah stok barang dan menggeber berbagai macam promo menjelang momen bulan puasa yang jatuh pada akhir Mei...

Madarasah Tidak Kalah dengan Sekolah umum

WONOSOBO - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Muhtadin sangat optimistis siswa lulusan lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag memiliki kualitas sama dengan lulusan...

Dorong Semarang Jadi Kota Humanis

THERESIA Tarigan mendambakan Semarang menjadi kota yang humanis, menjadi kota yang memiliki konsep transportasi berkelanjutan. Sehingga semua pergerakan warga, lebih banyak menggunakan moda transportasi...

PPK Kota Salatiga Dilantik

SALATIGA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga Putnawati secara resmi melantik 20 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pelantikan yang dihadiri Wakil Wali Kota Muh...