Relokasi Harus Segera Dilakukan

Bencana Tanah Gerak di Dusun Bulukuning

270
TEMBOK RETAK: Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro saat berkunjung ke rumah warga di Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara yang rusak. (RADAR BANYUMAS)
TEMBOK RETAK: Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro saat berkunjung ke rumah warga di Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara yang rusak. (RADAR BANYUMAS)

BANJARNEGARA – Warga Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara, mulai bernafas laga. Harapan relokasi ke tempat yang lebih aman segera terwujud.

Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro saat mengunjungi lokasi bencana tanah gerak di Dusun Bulukuning Desa Kaliajir, Kamis (2/3) mengatakan, beberapa rumah kondisinya memprihatinkan. Dia meminta segera dilakukan relokasi. “Saya minta DPU (Dinas Pekerjaan Umum) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara segera menindaklanjuti kondisi yang ada di Dusun Bulukuning,” kata dia.

Soal lokasi yang akan digunakan untuk merelokasi warga, Anggoro meminta BPBD untuk berkoordinasi dengan Badan Geologi terkait kelayakan lahan. Setelah melalui kajian geologi segera pula berkoordinasi dengan Tim Appraisal untuk taksiran harga lahan relokasi. “Saya tidak bisa main tunjuk lokasi, harus ada koordinasi dengan Badan Geologi agar pengungsi nantinya lebih tenang karena tinggal di tempat baru yang lebih aman,” tegasnya.

Sedangkan untuk kesiapan logistik bagi korban longsor, Anggoro mengingatkan agar BPBD selalu melihat kebutuhan warga. Hal ini dilakukan agar pengungsi tidak sampai kekurangan logistik saat tinggal di pengungsian. “Kami minta warga terus waspada dengan ancaman bencana tanah longsor, terutama saat turun hujan. Pada malam hari saat warga mengungsi, juga harus ada yang ronda untuk menjaga dari segala kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rahman menambahkan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 4.018 meter persegi. Rinciannya, untuk bangunan rumah bagi 41 keluarga, masing-masing mendapatkan 70 meter persegi. Total lahan untuk perumahan seluas 2.870. Selain fasilitas perumahan pihaknya juga menyiapkan 40 persen untuk fasilitas umum seluas 1.148 meter persegi. “Kami segera mengadakan survei kelayakan dengan tim geologi, sedangkan untuk dana relokasi akan menggunakan anggaran perubahan,” kata Arif.

Kades Kaliajir Zaenal Arifin mengatakan, akibat bencana tanah bergerak sebanyak 100 rumah rusak, bahkan 41 di antaranya mengalami kerusakan berat. “Dari 41 keluarga itu, 7 keluarga sudah mengungsi karena rumahnya rusak akibat tanah gerak yang sudah berlangsung lama,” ungkapnya. (uje/din/jpg/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here