33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

PP Kendal Tanam 10.500 Pohon

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila PP Kendal kembali membuat gerakan Kendal Menamam. Sedikitnya ada 10.500 bibit pohon dengan berbagai jenis varian ditanam di Kecamatan Gemuh.

Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP Kendal, Mujib Rohmat mengatakan, Gerakan Kendal Menamam yang telah dimulai 2016 lalu ini merupakan bukti nyata jika PP Kendal ingin mempertahankan kearifan Kendal agar tetap terjaga. Ia berharap, kegiatan menamam pohon ini bisa juga dilakukan di kecamatan lain. “Gerakan ini menjadi contoh untuk masyarakat,” ujarnya, Jumat (3/3).

Rohmat menyadari saat ini bencana banjir dan tanah longsor masih mengancam berbagai daerah. Bahkan wilayah Kota Kendal. Sehingga perlu ada perbaikan dari hulu ke hilir dengan penghijauan. “Kasus banjir tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama. Sehingga butuh kesadaran masyarakat,” terangnya.

Ketua MPC PP Kendal, Ghufroni, menambahkan gerakan menanam bibit pohon ini adalah yang kali kedua. Sebelumnya 2016, PP Kendal telah menamam pohon sebanyak 5.000 bibit pohon. “Kami menyadari betul jika pohon adalah kebutuhan orang dimanapun ia tinggal. Sebab penghasil oksigen sekaligus penyangga bumi dari bencana banjir dan longsor,” katanya.

Selain di Gemuh, penanaman bibit juga dilakukan di daerah rawan longsor. Seperti Gunung Prau Kecamatan Sukorejo. “Yang ini kami telah komitmen untuk mengadakan gerakan tanam bibit pohon setiap tahun,” tandasnya.

Sebanyak 10.500 pohon tersebut terdiri dari pohon terembesi, mahoni, akasiah, sengon. Selain itu pohon buah-buahan seperti mangga, jambu, durian dan sebagainya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa mengapresiasi kegiatan yang juga merupakan CSR beberapa perusahaan. “Saya sangat mendukung, apalagi fenomena alam di Indonesia memerlukan perhatian lebih. Juga Kendal banyak yang longsor sehingga diperlukan gerakan penanam kembali atau penghijauan yang dapat mencegah bencana banjir maupun longsor,” katanya.

Mirna berharap, kegiatan bisa ditiru oleh Ormas lain. Sehingga kehadiran Ormas bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitarnya. “Jika setiap desa bisa melakukan kegiatan gerakan Kendal Menaman, ke depan tidak ada lagi bencana banjir dan longsor di Kendal,” tandasnya. (bud/zal)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Diterjang Banjir, Jembatan Antardusun Ambrol

TEMANGGUNG—Berbagai bencana alam menimpa wilayah eks Karesidenan Kedu sejak Minggu (19/2) lalu. Mulai dari longsor, banjir hingga angin puting beliung. Di Desa Batur Kecamatan Kaloran...

Dua Bocah Curi Motor

SALATIGA – Jajaran unit reskrim Polsek Sidorejo Polres Salatiga berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian sepeda motor. Ironisnya, kedua pelaku pencurian adalah bocah yang...

Tiga Rumah Terancam Longsor

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Hujan deras yang terjadi sepanjang Minggu (11/3) lalu memicu tanah longsor di dua kecamatan. Satu di Kecamatan Kaliangkrik dan satu lainnya...

Sambut HUT Ke-27 JNE Kembali Gelar Harbokir

Semarang – Tepat 26 November 2017 mendatang JNE sebagai perusahaan anak bangsa memasuki usianya yang ke -27 tahun. Perusahaan yang dirintis sejak tahun 1990 dalam...

Upaya Penekanan Angka Kematian Bayi Dan Ibu Hamil

KAJEN, Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014, menjadi landasan hukum dalam penyelenggaraan Puskesmas, yang merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten sebagai penanggung...

Pantau Arus Mudik Lewat CCTV

DEMAK- Closed Circuit Television (CCTV) Control yang dipasang Dinas Perhubungan (Dishub) di empat titik perempatan jalan di wilayah jalur Pantura dinilai cukup efektif untuk...