PP Kendal Tanam 10.500 Pohon

298
HUMANIS: Bupati Kendal Mirna Annisa bersama MPO PP Kendal Mujib Rohmat melakukan penanaman pohon bersama yang pelopori MPC Kendal di Lapangan Gemuh Blanten, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HUMANIS: Bupati Kendal Mirna Annisa bersama MPO PP Kendal Mujib Rohmat melakukan penanaman pohon bersama yang pelopori MPC Kendal di Lapangan Gemuh Blanten, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila PP Kendal kembali membuat gerakan Kendal Menamam. Sedikitnya ada 10.500 bibit pohon dengan berbagai jenis varian ditanam di Kecamatan Gemuh.

Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP Kendal, Mujib Rohmat mengatakan, Gerakan Kendal Menamam yang telah dimulai 2016 lalu ini merupakan bukti nyata jika PP Kendal ingin mempertahankan kearifan Kendal agar tetap terjaga. Ia berharap, kegiatan menamam pohon ini bisa juga dilakukan di kecamatan lain. “Gerakan ini menjadi contoh untuk masyarakat,” ujarnya, Jumat (3/3).

Rohmat menyadari saat ini bencana banjir dan tanah longsor masih mengancam berbagai daerah. Bahkan wilayah Kota Kendal. Sehingga perlu ada perbaikan dari hulu ke hilir dengan penghijauan. “Kasus banjir tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama. Sehingga butuh kesadaran masyarakat,” terangnya.

Ketua MPC PP Kendal, Ghufroni, menambahkan gerakan menanam bibit pohon ini adalah yang kali kedua. Sebelumnya 2016, PP Kendal telah menamam pohon sebanyak 5.000 bibit pohon. “Kami menyadari betul jika pohon adalah kebutuhan orang dimanapun ia tinggal. Sebab penghasil oksigen sekaligus penyangga bumi dari bencana banjir dan longsor,” katanya.

Selain di Gemuh, penanaman bibit juga dilakukan di daerah rawan longsor. Seperti Gunung Prau Kecamatan Sukorejo. “Yang ini kami telah komitmen untuk mengadakan gerakan tanam bibit pohon setiap tahun,” tandasnya.

Sebanyak 10.500 pohon tersebut terdiri dari pohon terembesi, mahoni, akasiah, sengon. Selain itu pohon buah-buahan seperti mangga, jambu, durian dan sebagainya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa mengapresiasi kegiatan yang juga merupakan CSR beberapa perusahaan. “Saya sangat mendukung, apalagi fenomena alam di Indonesia memerlukan perhatian lebih. Juga Kendal banyak yang longsor sehingga diperlukan gerakan penanam kembali atau penghijauan yang dapat mencegah bencana banjir maupun longsor,” katanya.

Mirna berharap, kegiatan bisa ditiru oleh Ormas lain. Sehingga kehadiran Ormas bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitarnya. “Jika setiap desa bisa melakukan kegiatan gerakan Kendal Menaman, ke depan tidak ada lagi bencana banjir dan longsor di Kendal,” tandasnya. (bud/zal)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here