33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

31 Bidang Lahan Belum Dibebaskan

Proyek Tol Pemalang-Batang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KAJEN – Dari 93 bidang lahan yang terkena proyek jalan tol Trans Jawa ruas Pemalang-Batang di Kabupaten Pekalongan, hingga Jumat (3/3) masih ada 31 bidang yang belum dibebaskan oleh Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Padahal di akhir Februari lalu, pembebasan lahan tersebut harus sudah selesai 100 persen.

Sekretaris P2T jalan tol Pemalang-Batang di Kabupaten Pekalongan, Wahyudi Widodo mengungkapkan hingga kini, masih ada 31 lahan bidang yag belum dibebaskan, yang akan digunakan untuk proyek tol Pemalang-Batang. Sehingga beberapa kegiatan proyek tol sempat molor.

Namun demikian berdasarkan data P2T, hingga saat ini progres pembebasan lahan terdampak tol sudah mencapai 98.54 persen, dengan total luasan 2.027 bidang lahan, atau kurang 1,5 persen dari total lahan yang dibutuhkan.

“Masih tersisa 31 bidang lahan yang belum dibebaskan. Padahal seharusnya pembebasan lahan terdampak proyek jalan tol harus selesai akhir Februari 2017 lalu,” ungkap Wahyudi.

Wahyudi Widodo juga mengatakan dari 31 bidang lahan, yang belum dibebaskan tersebut terdapat di Desa Jajarwayang, Tangkil Tengah dan Babalan Lor. Disebabkan karena beberapa kendala, baik administrasi maupun lapangan. Yakni ada koreksi penilaian dari tim appraisal, dimana harga belum disepakati warga, dan ada bidang yang belum dinilai karena pendataannya terlambat.

Menurutnya ada tanah kas desa juga yang sudah diselesaikan atau dibebaskan, namun belum dapat digunakan karena penggunaannya masih menunggu persetujuan dari Gubernur Jateng.

“Namun demikian pada arus mudik Lebaran tahun ini, ditargetkan tol sudah bisa dilalui, makanya kami akan segera menyelesaikan selesai pembebasan lahan tersebut,” kata Wahyudi.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Pemkab Pekalongan, M Arifin, menegaskan terdapat 24 desa yang terkena proyek jalan tol. Namun sebegian besar sudah diselesaikan, hanya beberapa tanah kas desa yang sudah diselesaikan atau dibebaskan, masih belum dapat digunakan karea masih menunggu persetujuan dari Gubernur Jateng.

Menurutnya, total terdapat 93 bidang tanah yang terkena proyek pembangunan tol di wilayah Kabupaten Pekalongan, dengan luas lahan mencapai 175,252 meter persegi. Yang terdiri TKD mencapai 59 bidang, dan tanah wakaf mencapai 13 bidang.

“Sedangkan untuk tanah makam hanya tiga bidang dan lain-lain 18 bidang, selama ini tidak ada kendala,” tegasnya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelaku Utama Masih Diburu

TEMANGGUNG– Polres Temanggung, Selasa (22/8) kemarin, menggelar reka ulang kasus penganiayaan dengan tersangka oknum suporter PSS Sleman terhadap buruh petik cabai atas nama Nur...

Kadinas Pasar Trijoto ’Masuk Kotak’

SEMARANG - Sebanyak 40 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dalam perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, baru 36 jabatan yang...

342 Atlet Ikut Ambil Bagian

RADARSEMARANG.COM, GROBOGAN - Sebanyak 342 pebulu tangkis siap tampil di ajang Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Gorobogan 2018. Kejuaraan akan berlangsung hingga Minggu, 29 Juli...

Senang Ketemu Banyak Pejabat

Nama Ogut memang terkenal di gedung Korpri Kota Salatiga. Pria yang bernama lengkap Agus Ahmad Wahyudi ini kesehariannya bertugas menangani perizinan penggunaan atau sewa...

Taruna Akmil Dituntut Mahir Mengemudi

MAGELANG- Sebanyak 216 taruna dan 12 taruni tingkat III Akademi Militer (Akmil) Tahun Ajaran 2017 selama tiga hari, Senin (29/5) sampai Rabu (31/5) mengikuti...

Perda Parkir Mendesak Direvisi

BATANG - Dinas Perhubungan Kabupaten Batang berharap adanya Peraturan Daerah (Perda) terkait parkir. Menyusul banyaknya penarikan tarif parkir yang tidak sesuai dengan harga di...