33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Tawuran, Siswa SMP

Bawa Gir dan Pisau

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Kasus tawuran pelajar semakin marak. Ironisnya, kini pelakunya siswa SMP. Kemarin, aparat Polsek Mijen berhasil menjaring 17 siswa SMP dari empat sekolah. Mereka diamankan lantaran hendak melakukan aksi tawuran. Selain itu, petugas mengamankan tujuh sabuk yang dilengkapi gir sepeda motor, sebilah pisau, satu roda besi, satu tutup karburator, serta sabuk besi dan petasan yang akan dipakai senjata tawuran. Mereka langsung diamankan di Mapolsek Mijen untuk pendataan dan pembinaan.

Kapolsek Mijen, Kompol H Baihaqi, mengatakan, aksi tawuran pelajar berhasil digagalkan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Aksi tawuran melibatkan siswa dari empat SMP.

”Siswa SMP Negeri 23 Semarang bergabung dengan siswa SMP Filial 23 Semarang. Kemudian siswa SMP Muhamadiyah 08 bergabung dengan SMP Negeri 35 Semarang membentuk kelompok gank vodka,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/3).

Baihaqi menerangkan, pemicu tawuran diduga saling ejek, hingga salah satu kelompok tidak terima dan berencana melakukan aksi tawuran di Jalan Untung Suropati, Pucung, Kedungpane, Mijen sekitar pukul 10.00 kemarin.

”Tawuran bermula dari BBM-an yang saling menantang, sehingga antarkelompok menyanggupi untuk melakukan tawuran sepulang sekolah,” terangnya.
Dikatakan, para pelajar yang hendak tawuran sebelumnya melakukan iuran sebesar Rp 1.000 untuk membeli petasan. Suara petasan tersebut digunakan sebagai sandi dimulainya aksi tawuran. Sehingga masing-masing kelompok sudah berkumpul dengan membawa alat dan tinggal menunggu aba-aba dari suara petasan tersebut. Beruntung sebelum petasan dinyalakan, aksi ini berhasil digagalkan oleh aparat Polsek Mijen yang mendapat informasi dari masyarakat. Kedatangan petugas membuat para pelajar berusaha kabur. ”Sempat terjadi kejar-kejaran hingga 17 siswa yang terlibat berhasil kami amankan,” katanya.
Mereka yang berhasil ditangkap langsung dibawa ke Mapolsek Mijen untuk didata dan pembinaan. Mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan dengan diketahui pihak sekolah dan orang tua masing-masing.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah pencegahan terhadap aksi tawuran pelajar hingga tertib berlalu lintas. Selain itu, kepolisian juga telah melakukan patroli di titik-titik tempat berkumpulnya para pelajar. ”Baik Babinkambtibmas maupun anggota kepolisian sudah rutin melakukan patroli. Kita juga mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan penyuluhan,” katanya. (mha/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fan Bingbing

Oleh: Dahlan Iskan Fan Bingbing bisa cantik-cantik-galak di film X-Man. Tapi kini dia takluk di depan petugas pajak. Bintang film cantiiiiiik-galaaaaak itu harus bayar denda....

Hendi Terusik dengan Keberadaan PKL Kumuh

SEMARANG-  Aktifitas jalan sehat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (3/11) pagi, terusik oleh keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjejer di sekitar wilayah...

Pernah Menangis, karena Tak Bisa Kumpul Keluarga

HAL yang sama dirasakan juga perawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang. Adalah Elva Widya Pribadi, 29, warga Bledak Anggur Semarang yang...

Feminim dengan Sneakers Bling-Bling

 SEMARANG - Era sneakers masih berjaya di tahun 2017. Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini sejumlah detail banyak diaplikasikan. Diantaranya bling-bling dan embroidery. Seperti sejumlah...

Polisi Masih Kumpulkan Bukti

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dugaan kasus pencabulan yang terjadi di sebuah SD di Semarang Barat masih dalam penyelidikan Polrestabes Semarang. Petugas Perlindungan Perempuan dan Anak...

Jalur Gunung Prau Ditutup

WONOSOBO–Jenazah tiga pendaki yang tersambar petir di Gunung Prau, kawasan dataran tinggi Dieng, Minggu (23/4) tengah malam, langsung dikirim ke keluarga korban di Jakarta....