Sosialisasikan Kesehatan Telinga

284
CEK KESEHATAN: Seorang anak berkebutuhan khusus saat diperiksa oleh dokter spesialis THT di RSUP dr Kariadi Semarang, kemarin. Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia. (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK KESEHATAN: Seorang anak berkebutuhan khusus saat diperiksa oleh dokter spesialis THT di RSUP dr Kariadi Semarang, kemarin. Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia. (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Sedikitnya 550 anak berkebutuhan khusus (ABK) mulai dari SD hingga SMA mengikuti pemeriksaan telinga oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorakan (THT) RSUP dr Kariadi, kemarin. Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia.

Ketua Komite Daerah (Komda) Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Jawa Tengah, Dwi Antono, mengatakan, dengan pemeriksaan dan bersih-bersih telinga merupakan usaha preventif dalam upaya menjaga kesehatan telinga. ”Usaha preventif membersihkan telinga adalah upaya untuk kesehatan telinga yang kami laksanakan,” ungkapnya

Dwi Antono menambahkan pihaknya akan terus melakukan edukasi terutama ke orang tua agar mereka mempunyai pengetahuan tentang kesehatan telinga. ”Karena tidak semua tunarungu total, dan dari pemerintah juga menyediakan melalui dinas sosial. Namun hal ini masih terkendala yang mengoordinir dan masih dikomunikasikan dengan Tim Penggerak PKK,” jelas Dwi Antono yang juga dokter spesialis THT di RSUP dr Kariadi.

Orang tua siswa SLBN Semarang, Rosa, 40, warga Jalan Kawi Semarang mengatakan dirinya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Sebab dia bisa berkonsultasi dengan dokter ahli tentang anaknya.

”Anak saya ini kan gemar dengerin musik pakai headset dengan suara keras. Saya itu kalau kasih tahu tidak digubris, makanya biar dokternya yang bicara langsung,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SLBN Semarang Imam Wusono berharap semua ABK bisa mendapatkan edukasi serta pelayanan kesehatan yang baik termasuk kegiatan bersih-bersih telinga. (mg26/ric/ce1)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here