Nunggak, PLN Akan Cabut Meteran Listrik

487

KENDAL— PLN Rayon Kendal akan menindak tegas pelanggan listrik pascabayar yang menunggak. Yakni dengan mencabut meteran listrik dan menggantinya meteran prabayar atau pulsa bagi mereka yang menunggak pembayaran dua bulan berturut turut.

Manager PLN Rayon Kendal, Alauddin mengatakan, penggantian meteran prabayar ini dimaksudkan untuk mendidik masyarakat agar tertib melakukan pembayaran listrik tepat waktu. “Kalau menggunakan listrik prabayar, masyarkat justru untung karena bisa melakukan pemakaian listrik sesuai kemampuan mereka,” tuturnya, kemarin (2/1).

Selain untuk menertibkan masyarakat, alasan utama adalah lantaran beban tunggakan di PLN Rayon Kendal untuk pelanggan pascabayar masih tergolong tinggi. Total pelanggan PLN Rayon Kendal di sembilan wilayah mencapai 103 ribu pelanggan. Rinciannya pelanggan prabayar ada sebanyak 13 ribu dan pasca bayar 90 ribu pelanggan. Sementara untuk pelanggan pasca bayar yang menunggak setiap bulannya rata-rata mencapai 30 persen atau 27 ribu pelanggan.

“Dengan total tunggakan yang harus kami selesaikan mencapai Rp 1,2 miliar per bulan. Jadi sangat tinggi sekali. Makanya, kami akan terapkan pelanggan paska bayar yang kerap telat membayar akan kami ganti dengan meteran prabayar saja,” tandasnya.

Namun Alauddin meminta agar masyarakat tidak perlu risau dan khawatir. Sebab Ia menjamin penggantian meteran listrik dari paska bayar ke prabayar ini masyarakat sama sekali tidak akan dipungut biaya tambahan atau pemasangan.

“Untuk pemasangan penggantian dari pascabayar ke prabayar itu gratis. Tapi masyarkaat hanya perlu membayar uang untuk isi ulang pulsa listrik yang akan dimasukkan ke meteran prabayar. Sebab meteran listrik baru berfungsi setelah diisi pulsanya,” tambahnya.

Haryono, salah satu warga Pegandon mengaku justru senang jika meteran pasca bayar miliknya diganti dengan prabayar. Menurutnya hal itu bisa menghemat penggunaan listrik. “Sebab kalau pasca bayar, meski kita tidak menunggakan masih harus tetap terkena beban minimal,” tandasnya.

Sebenarnya ia sudah lama ingin ganti ke prabayar. Namun ia takut kalau beban penggantian sama dengan biaya pemasangan baru. “Kalau gratis malah saya senang. Silahkan saja kalau mau diganti meteran prabayar,” paparnya. (bud/zal)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here