Meninggal di Tempat Kursus

249

BANJARNEGARA – M Imam Sutrisno, 44, warga RT 3 RW 1 Desa/Kecamatan Sigaluh ditemukan meninggal dunia di tempat kursus di Sigaluh, Selasa (28/2). Jasad korban ditemukan sudah dalam keadaan kaku di dalam kantor Lembaga Pelatihan dan Penyaluran Kerja ke Korea Selatan itu.

Kapolsek Sigaluh AKP Subeno mengatakan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui Intan Setyarini, warga RT 4 RW 3 Kelurahan Sokanandi yang datang ke tempat kursus untuk belajar sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di tempat kursus, LPK masih dalam kondisi terkunci. Namun lampu masih dalam keadaan menyala. Karena pintu masih terkunci, Intan berinisiatif mengetok-ketok pintu. Namun tidak ada respon. “Intan kemudian meminta bantuan tukang bengkel sebelahnya yaitu saudara Anan,” terangnya.

Kemudian Anan memanjat tembok untuk memeriksa kondisi di dalam. Setelah sampai di lantai atas, Anan turun untuk mengecek lantai bawah dan mendapati sepeda motor korban masih berada di dalam. “Kemudian dia mengintip ke dalam kamar melalui lubang angin dan melihat Imam dalam posisi tertidur,” jelasnya.

Anan lalu mengetok pintu kamar. Namun tidak ada respon. Karena pintu kamar dalam kondisi terkunci, dia mengajak beberapa orang untuk mendobrak pintu kamar. Setelah didobrak, ternyata Imam sudah kaku. Subeno mengatakan, berdasarkan keterangan sebelum ditemukan meninggal dunia, Imam sering berobat ke dokter karena sakit perut dan demam. Oleh karena itu, pihak keluarga meminta jenazah tidak diotopsi. (drn/acd/jpg/ton)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here