33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Hidupkan Semangat Kebangsaan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Realitas kekinian menunjukkan prasangka, kebencian, fitnah, intoleransi, dan kekerasan sangat mengancam kebinekaan dan demokrasi. Padahal, semangat hidup bersama di atas perbedaan dan semangat kebangsaan telah dijadikan landasan oleh para pendiri bangsa dalam membangun Indonesia yang penuh tantangan.

Menguatnya politik identitas yang mengedepankan kepentingan kelompok dan golongan, serta minimnya ruang-ruang perjumpaan yang memungkinkan dialog antar kelompok yang berbeda, membuat bangsa ini tersekat-sekat dalam kelompok-kelompok yang saling menghujat. Pada gilirannya mengakibatkan ikatan persaudaraan dan solidaritas anak bangsa terancam.

UIN Walisongo sebagai komunitas dan kelompok intelektual memiliki tanggung jawab moral dan peran strategis dalam menyikapi persoalan kebangsaan tersebut. Yaitu dengan menyuarakan pandangan moderat dan mengambil langkah konkret guna menghidupkan semangat kebangsaan, nasionalisme dan cinta tanah air di ruang publik. Terkait hal itu, para dosen muda UIN Walisongo berinisiatif menggelar sebuah forum diskusi akbar yang akan dihadiri oleh para Guru Besar dan akademisi dari universitas-universitas di Jawa Tengah.

Forum yang diberi nama Rahim Bangsa (Silaturahim Bangsa) ini rencananya akan diadakan pada 15 Maret 2017 mendatang di Wisma Perdamaian Semarang.

Sebagai langkah awal, kemarin, bertempat di aula 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang diselenggarakan pre-forum ”Rahim Bangsa” yang menghadirkan para Guru Besar se-UIN Walisongo.

Forum ini dihadiri sekitar seluruh Guru Besar dan akademisi di lingkungan UIN Walisongo dan menjadi ajang curah pendapat dalam konteks menjaga kesatuan bangsa di tengah keragaman bangsa Indonesia.

”Bineka Tunggal Ika sering didengungkan, tapi selama ini yang ditekankan kesatuannya, bukan keragamannya. Padahal secara logika, orang tidak mungkin bersatu jika tidak saling memahami,” ujar Prof Dr H Suparman, MAg. (ida/ric/ce1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...