Eks BPP DKP Semarang Divonis 18 Bulan

179

MANYARAN – Terdakwa eks Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) DKP Semarang, yang terjerat kasus dugaan korupsi dana kegiatan pengelolaan taman dan ruang terbuka hijau (RTH) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang 2012, Mustakim divonis majelis hakim selama 18 bulan penjara, seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang.

”Terdakwa Mustakim divonis satu tahun dan enam bulan penjara (18 bulan),” kata JPU Kejari Kota Semarang, Zahri Aeniwati saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/3).

Selain pidana badan, Mustakim dipidana denda Rp 50 juta subsidair tiga bulan kurungan. Atas putusan itu, baik terdakwa maupun kuasa hukumnya dan JPU menyatakan pikir-pikir.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang yang dipimpin Antonius Widijantono menyatakan terdakwa Mustakim tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primer. Sehingga terbebas dari dakwaan primer tersebut. Namun demikian, Mustakim dinilai terbukti korupsi bersama-sama dengan Sudjadi (terpidana lain). Melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP sebagaimana dakwaan subsider.

”Terdakwa Mustakim terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana didakwakan dalam dakwaan subsider,” kata Antonius dalam amar putusannya.

Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa tetap ditahan. Mustakim dinilai menyalahgunakan wewenangnya selaku BPP dan merugikan negara. Atas perintah Sudjadi, atasannya di DKP, ia mengajukan pencairan anggaran kegiatan pertamanan. Uang lalu dikelola dan dikuasasi sendiri Sudjadi. Sebagian digunakan untuk kegiatan. Pertanggungjawaban kegiatan, terdakwa atas perintah Sudjadi membuat nota belanja fiktif. Ia mencantumkan sejumlah rekanan yang dicatut. (jks/zal/ce1)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here