33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Akademi Pradigta Luluskan 30 Wisudawati

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG – Menjadi pilot projet di Jawa Tengah, Akademi Pradigta Batang, sebuah lembaga pendidikan kader perempuan miskin, disabilitas dan kelompok marjinal pedesaan, meluluskan 30 wisudawati. Bertempat di Aula Kantor Bupati Batang, acara wisuda turut dihadiri Perwakilan Kordinator PEKKA Nasional dan Plt Bupati Batang, Kamis (2/3).

“Kabupaten Batang jadi pilot project Akademi Pradigta perwakilan Jawa Tengah, sebagai kepedulian kita untuk membantu pembangunan desa,” kata perwakilan Kordinator PEKKA Nasional Fitria Ningsih.

Diungkapkan,  proses pendidikan di Akademi Paradigta sudah berlangsung sejak Maret 2016. Di Indonesia hanya ada di 7 provinsi, antara lain di Aceh, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Dengan jumlah akademia (peserta didik) lebih dari 200 orang untuk angkatan pertama.

Koordinator Pradigta Batang Desi Inayati menceritakan, saat awal pembukaan Akademi Pradigta di Batang sangat luar biasa karena banyak tantangannya. “Banyak kendala eksternal, dimana daya dukung perempuan untuk aktif di desa tidak terlalu besar. Namun malah, inilah yang menjadi dorongan kita untuk menjawab tantangan tersebut memulai pendidikan ini,” ungkapnya.

Dijelaskan lebih lanjut, dari angkatan 1, Akademi Pradigta diikuti 29 perempuan. Namun di tengah jalan, banyak yang berguguran. Angkatan berikutnya, menerima 24 akademia, seperti angkatan 1, banyak juga yang tidak melanjutkan karena berbagai alasan.

Dijelaskan, pada Wisuda kali ini meluluskan 30 akademia. Yang berasal dari 12 desa dari dua Kecamatan, yaitu Tulis dan Kecamatan Kandeman.

Plt Bupati Batang Nasikhin usai mewisuda mengatakan Akademi Pradigta yang di inisiasi PEKKA  telah mendidik perempuan pedesaan di Kabupaten Batang agar bisa membebaskan mereka dari kemiskinan, penindasan dan ketidakadilan.

“Akademi Pradigta merupakan wujud nyata pengarustamaan gender yang menjadi kebijakan secara nasional, regional dan kebijakan pemerintah daerah. Dengan mendidik kaum ibu atau perempuan untuk bisa mandiri menjadi ibu yang hebat untuk bisa berdaulat,” jelas Nasikhin. (han/ric)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lebih Efektif, Urus Administrasi Perkara Kini Cukup Satu Jam

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebagai upaya meningkatkan pelayanan, Pengadilan Negeri (PN) Batang membangun ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (PTSP). Dengan begitu, pengurusan administrasi pengadilan menjadi...

Dewan Pengupahan Ngotot Gunakan PP 78

SEMARANG - Setelah berbincang dengan Serikat Pekerja beberapa waktu lalu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdiskusi dengan Dewan Pengupahan Jateng untuk menentukan besaran kenaikan Upah...

Bank Masih Rawan Dibobol Hacker

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sejauh ini serangan sistem social engineering yang dilakukan hacker masih menjadi ancaman di berbagai lini. Baik menyerang instansi pemerintah, perusahaan, perbankan,...

Jarang Dipentaskan, Tari Wireng Terancam Punah

SEMARANG - Alunan suara gamelan terdengar merdu mengiringi lenggak-lenggok para penari cantik. Mereka melakukan gerakan yang atraktif dan energik. Di antara penari perempuan itu,...

Pak Dirman Sambangi Pengungsi Longsor

RADARSEMARANG.COM, BREBES - Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said mengunjungi tempat pengungsian bencana alam tanah longsor di Desa Windusakti, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes,  Jumat...

Anggota Kodim 0710 Dites Narkoba

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Guna memberantas penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Kodim 0710 Pekalongan, puluhan prajrurit TNI mengikuti tes urine yang dilakukan oleh Dokpol dan Sat...