Tiap Desa Wajib Kumandangkan Lagu Indonesia Raya

152

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa membuat terobosan baru untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Yakni dengan  mewajibkan seluruh desa dan kelurahan untuk memutar lagu Indonesia Raya setiap pagi.

Mirna mengatakan, setiap balai desa atau kantor kelurahan akan dipasang speaker corong. Sehingga lagu Indonesia Raya bisa didengar oleh warga di desa/kelurahan setempat. “Ini adalah terobosan baru yang mungkin di Indonesia ini baru Kendal yang melakukannya,” ujarnya, kemarin (1/3)

Memutar lagu wajib Indonesia Raya ini telah diberlakukan per Maret ini. Teknisnya, setiap desa wajib memutar dengan pengeras suara setiap pukul 06:00. Sehingga sebelum berangkat beraktivitas kerja, setiap warga bisa mendengar lagu Indonesia Raya.

“Dengan harapan ketika setiap hari mendengarkan lagu Indonesia Raya, warga bisa tumbuh rasa nasionalismenya. Hal ini penting, sehingga terhindar dari doktrin-doktrin yang dilakukan sekelompok oknum yang merongrong rasa kebangsaan,” tandasnya.

Mirna mengakui, karena ini kali pertama dilakukan pastilah banyak kendala nantinya. Mengingat kantor kelurahan dan balai desa baru buka jam 08:00. “Namanya juga usaha, pasti ada kendala. Tapi akan kami lakukan evaluasi untuk perbaikan dari masalah yang ada,” tambahnya.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal, Ferinando Rad Bonay menambahkan, kegiatan pemutaran lagu Indonesia Raya sudah disosialisasikan kepada para camat di Kabupaten Kendal. Untuk kemudian diminta menyampaikan kepada Kades atau Lurah di masing-masing wilayahnya.

“Memang harus diputar pagi-pagi, karena rata-rata warga masih berada di rumah. Sehingga bisa harapannya semua waraga bisa mendengarkan lagu tersebut. Secara perlahan-lahan akan meresap pada diri warga, semangat rasa kebangsaan dan cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya.

Proses sosialisasi juga dimaksudkan agar balai desa dan kelurahan bisa menyiapkan peralatan teknis yang dibutuhkan. Seperti sound system dan pengeras suara. Sebab diakuinya setiap desa belum tentu memilikinya.

Terpisah, Camat Kaliwungu, Dwi Cahyo menyatakan jika sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat edaran terkait instruksi untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya melalui balai desa. Walaupun begitu, pihaknya sangat mendukung adanya instruksi tersebut. “Kalau sudah menerima surat edarannya, akan segera kami sampaikan ke semua desa,” katanya. (bud/zal)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here