Siapkan Jalur Penyelamat Di Perempatan Kumpulrejo

130

SALATIGA – Operasi Simpatik Candi 2017 merupakan operasi penegakan hukum untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Pasalnya, secara nasional, kecelakaan di tanah air, dari tahun 2015 dan 2016 jumlahnya meningkat.

Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto mengatakan kecelakaan tersebut disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas yaitu berkendara melebihi batas kecepatan, melawan arus dan yang paling krusial adalah berkendara sembari main telepon genggam. “Baik dilakukan oleh pengendara roda dua maupun roda empat,” ujar usai memimpin gelar pasukan Operasi Simpatik Candi 2017 di Mapolres, Rabu (1/3).

Operasi ini nantinya akan menindak tegas pengguna jalan yang berpotensi penyebabkan kecelakaan lalu lintas. Namun demikian, petugas masih melakukan teguran manakala pelanggarannya ringan.

Happy menyatakan, angka kecelakaan di Salatiga cenderung menurun dari tahun ke tahun. Hal ini tak lepas dari kinerja petugas di lapangan yang selalu menyosialisasikan tertib lalu lintas. Selain itu, masyarakat Salatiga juga sudah sadar hukum.

Sementara itu, Polres Salatiga juga menyuarakan rencananya untuk membuat jalur penyelamat (jalur darurat) di sekitar perempatan Kumpulrejo. Karena di lokasi itu sering terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh rem blong. “Saat ini baru kita survei, lokasi mana yang pas. Karena jangan sampai membuat jalur penyelamat namun justru membahayakan yang lain, sehinggu butuh survei untuk menentukan lokasi yang pas,” ujarnya. Dikatakan dia, untuk saat ini rencana pembuatan jalur darurat di jalan provinsi itu hanya satu.

Selain jalur darurat, yang tak kalah penting adalah pemasangan rambu-rambu lalu lintas di kawasan perempatan Kumpulrejo atau biasa disebut Salib putih dan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Karena rata-rata yang melintas di jalur tersebut adalah pengendara luar kota yang belum paham medan jalan. “Selain jalur darurat, nanti juga pemasangan rambu-rambu lalu lintas,” imbuhnya.

Terkait dengan kecelakaan di kawasan Salib Putih yang umumnya kendaraan berat, Happy menambahkan, pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak Dishub selaku instansi yang berwenang atas pemeriksaan kendaraan berat. Koordinasi terkait pengetatan pemeriksaan kendaraan, terutama kendaraan angkutan dan kendaraan berat. (sas/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here