Revitalisasi Terminal Terboyo 2018

328
MEMPRIHATINKAN: Kondisi bangunan Terminal Terboyo, sejumlah plafon bolong dan keramik banyak yang berlubang. (DIAZ AZMINATUL ABIDIN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMPRIHATINKAN: Kondisi bangunan Terminal Terboyo, sejumlah plafon bolong dan keramik banyak yang berlubang. (DIAZ AZMINATUL ABIDIN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Terminal Terboyo yang kini ditetapkan sebagai terminal penumpang angkutan jalan tipe C tipe rencananya akan direvitalisasi pada 2018 mendatang.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kondisi bangunan Terminal Terboyo Semarang kian hari kerusakannya bertambah. Hampir setiap sudut mata memandang, kondisi plafon serta keramik sudah pecah dan bolong. Cat di semua bangunan juga pudar. Pemandangan ini seperti melihat sebagian bangunan yang ada Kota Lama Semarang yang  kusut tidak terawat. Air rob yang sering menggenang menyebabkan jalan masuk terminal rusak. Kerusakan itu karena faktor usia dan minimnya perawatan.

Kabag Angkutan Dishub Kota Semarang Anton Siswartono mengatakan, saat ini Terminal Terboyo bukan tipe A lagi, tapi sudah menjadi terminal penumpang angkutan jalan tipe C. Sementara bagian terminal paling belakang ditetapkan sebagai lokasi parkir angkutan barang  Kota Semarang. Ketetapan ini tertuang dalam SK Wali Kota Semarang No 551.22/1169 tertanggal 29 Desember 2016.

”Sudah ada SK-nya Desember kemarin (2016, Red). Jadi yang depan jadi terminal  tipe C, yang di belakang lokasi parkir angkutan barang. Iya, sudah tidak ada retribusi juga untuk bus AKAP yang masuk. Mereka memang masih boleh menggunakan terminal sampai proses peralihan ke Terminal Penggaron dan Mangkang tidak ada masalah,” ujarnya.

Ketetapan sebagai terminal tipe C bersama dengan Terminal Gunungpati dan Cangkiran. Terminal tipe C sendiri peran utamanya melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan jalan perkotaan dan angkutan jalan pedesaan. Maksudnya terminal tipe C, melayani maksimal bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP).

Sementara itu Kasubag Perencanaan dan evaluasi Dishub Kota Semarang Joko Santusa menuturkan, revitalisasi mulai dilakukan 2018 dengan usulan anggaran Rp 50 miliar.

”Rencananya tahun 2018 baru dianggarkan untuk revitalisasi Terminal Terboyo dan lokasi parkir angkutan barang secara bertahap. Kami usulkan Rp 50 miliar, tapi belum tahu berapa disetujuinya,” katanya melalui pesan whatsapp kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di pihak lain, sejumlah agen bus dan biro jasa tiket transportasi yang berlokasi di Terminal Terboyo Semarang bingung terhadap informasi yang simpang siur tentang penetapan lokasi transit bus itu menjadi tipe C dan lokasi parkir angkutan barang karena minim sosialisasi. Kini sebagian agen bus dan biro jasa tiket mulai banyak yang tutup, sementara lainnya masih bertahan dengan kondisi terminal yang memprihatinkan. ”Banyak kios yang sudah tutup, sekarang paling hanya tinggal 15-an kios dari 25 lebih. Kalau kios saya mau dijual ya bingung, sudah 2008 dengernya (kabar revitalisasi, Red),” keluh salah seorang pemilik biro jasa tiket transportasi Irvan, 37. (mg30/zal/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here