33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Korsik SMK Kesdam Iringi Apel

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG – Operasi Simpatik Candi 2017 digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia mulai kemarin (1/3). Di Alun-alun Kota Magelang, apel gelar pasukan diiringi korps musik (korsik) dari SMK Kesdam IV/Diponegoro Magelang.

Personel korsik memainkan alat musik seperti terompet, drum bass, drum tenor, balera, trio tom dan simbal untuk sebagai penegas setiap sesi. Seperti penghormatan kepada inspektur apel yang dipimpin Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo. Termasuk saat Hari memasuki lapangan hingga naik ke mimbar untuk memberikan amanat Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa.

”Korsik terdiri dari 41 siswa kelas IX jurusan keperawatan dan analis kesehatan. Plus enam siswa militer. Kami mendampingi atas permintaan Pak Kapolres saat menjadi pembina upacara hari Senin di sekolah kami,” kata Komandan Peleton Korsik SMK Kesdam IV/Diponegoro Sersan Darohmad, kemarin.

Sementara itu, Hari optimistis mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Magelang hingga 25 persen. Setiap tahun, jumlah kecelakaan cenderung meningkat. ”Tahun 2016 meningkat menjadi 188 dari tahun 2015 berjumlah 136 kejadian. Kami ingin menurunkan. Utamanya melalui Operasi Simpatik Candi 2017,” terang Hari.

Hari memaparkan, operasi tersebut bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat, meminimalisir angka pelanggaran serta kecelakaan di Kota Magelang. Beberapa target operasi di antaranya kendaraan khususnya roda dua yang melawan arus lalu lintas dan pelanggaran batas kecepatan. Termasuk kendaraan berat yang diyakini kerap melanggar peraturan masuk kota.

”Selama Operasi Simpatik, hanya sepuluh persen pelanggaran kita tindak secara hukum. Karena kita lebih mengedepankan tindakan preventif dan humanis sambil memberikan sosialisasi keselamatan berkendara,” tegasnya.

Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Marwanto menekankan, anggota yang bertugas tidak akan melakukan penilangan. Namun lebih pada tindakan preventif melalui teguran. ”Namun jika ditemukan pelanggaran cukup berat maka akan dilakukan tindakan represif. Seperti tidak membawa STNK,” imbuh Marwanto. (cr1/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelaksana Kegiatan Tak Perlu Takut

SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak takut dalam melaksanakan kegiatan pembangunan sepanjang selalu berpegang pada aturan yang...

Jelang Tahun Baru, Ketersediaan Beras Cukup

DEMAK-Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Abi Kusnianto, kemarin, melakukan sidak ke gudang Bulog Demak di Kelurahan Katonsari, Kecamatan Demak Kota. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan ketersediaan atau stok pangan...

Hadir Tumbuhkan Minat Baca Anak Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rumah Lensa Mitsubishi FUSO akhirnya diresmikan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation...

Terminal segera Pindah, Sopir Bus AKDP Resah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) akan segera dipindahkan oleh Dinas Perhubungan dari Terminal Terboyo...

Prihatin, ”Ayam Kampus” via Online

PAKAR Teknologi Informasi (TI) Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Dr Sholicul Huda MKom, menyebut, ada beberapa alasan mengapa prostitusi online marak kembali. ”Pengguna medsos (media sosial)...

Anak Asusila dan Mencuri,  Mencuri Divonis 6 Bulan Pelatihan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Terdakwa anak, berinisial NW,14, divonis pidana 6 bulan pelatihan oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Setelah nekat mencuri sepeda motor Yamaha Mio...