Anam Syahrul Kembali ke Jatidiri

345
BEK TANGGUH: Anam Syahrul, saat berkostum PSIS di musim kompetisi 2014 lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEK TANGGUH: Anam Syahrul, saat berkostum PSIS di musim kompetisi 2014 lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang sore kemarin kedatangan dua pemain pelamar yang cukup potensial mengangkat performa tim berjuluk Mahesa Jenar ini. Dua nama yaitu Anam Syahrul dan Gatot Wahyudi.

Nama pertama yaitu Anam Syahrul sebenarnya sudah tidak asing lagi. Stoper asal Jepara itu pernah merumput bersama tim Mahesa Jenar di musim 2014 lalu. Hanya saja Anam sempat vakum setelah menjadi salah satu pemain PSIS yang terkena hukuma lantaran dianggap terlibat sepak bola Gajah. “Kalau Anam kualitasnya saya kira semua sudah tahu, dia juga pernah berkompetisi di sepak bola kasta tertinggi. Namun keputusannya masih akan kami lihat dulu dalam beberapa hari ke depan,” beber Subangkit.

Kendala utama Anam saat ini adalah faktor usia. Maklum saja PSIS saat ini hanya tinggal menyisakan satu slot pemain senior jika nantinya PSSI positif memberlakukan aturan penggunaan lima pemain berusia diatas 25 tahun. “Makanya kami juga perlu komunikasi dengan manajemen terkait kondisi tersebut. Dalam beberapa hari ke depan mungkin sudah ada keputusan,” lanjut mantan pelatih Mitra Kukar dan Sriwijaya FC tersebut.

Sementara seorang pemain lainnya yang juga tengah dilihat kualitasnya oleh coach Subangkit adalah striker muda Gatot Wahyudi. Gatot terakhir berkostum Persik Kendal ketika melakoni laga uji coba versus PSIS akhir pekan lalu.

Namun sebelumnya, bomber kelahiran 2 Januari 1998 itu merupakan pemain jebolan Timnas U-16 yang bertarung di Piala AFF 2013 lalu dan juga tim Persib U-21. Bahkan Gatot adalah pemegang gelar top score di turnamen tersebut dengan catatan empat gol. “Saya kira Gatot pemain muda yang memiliki prospek cukup bagus selain itu posisinya juga sesuai dengan yang kami butuhkan. Namun sekali lagi akan kami lihat dalam beberapa hari ke depan,” lanjut Subangkit.

Sementara pekan depan tim Mahesa Jenar rencananya akan kembali melakoni laga uji coba. Uji coba tersebut kata Subangkit akan digunakan sebagai pematangan timnya menjelang laga uji coba versus Persebaya 12 Maret 2017 mendatang. “Rencananya kami akan melakoni uji coba dengan tim asal Kabupaten Pekalongan atau kalu tidak tim lokal Semarang. Intinya sama, kami ingin melihat perkembangan anak-anak di setiap laga uji coba,” pugnkasnya. (bas/smu)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here