Warga Korban Rob Dijamin Teraliri PDAM

258
TINJAU PROYEK PETANGLONG : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat meninjau perkembangan proyek SPAM Regional Petanglong di Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINJAU PROYEK PETANGLONG : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat meninjau perkembangan proyek SPAM Regional Petanglong di Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memastikan warganya yang terdampak rob bisa mendapatkan air bersih melalui PDAM dan Pamsimas. Menyusul direalisasikannya, proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Petanglong atau Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan, di Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan senilai Rp 64 miliar.

Untuk memastikan pengerjaan proyek tersebut, Bupati Asip, Senin (27/2) lalu, meninjau langsung perkembangan pembangunan Proyek SPAM Regional Petanglong tersebut. “Proyek SPAM ini untuk memberikan pelayanan terhadap kebutuhan air minum di Kota Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan, dan tujuan memberikan kebutuhan air bersih, bagi warga terdampak banjir rob, baik yang ada di Kabupaten Pekalongan maupun Kota Pekalongan,” katanya.

Bupati Asip mengungkapkan bahwa Surat Keputusan mega proyek SPAM Regional Petanglong tersebut, sudah ditandatangani sejak tahun 2011, sewaktu dirinya masih menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Pekalongan. “Waktu itu, kami sepakat mendorong agar SPAM Regional Petanglong ini, segera terwujud. Utamanya untuk memberikan pelayanan terhadap kebutuhan air minum di daerah terdampak rob di bagian utara,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa banjir rob dipengaruhi oleh eksploitasi air tanah yang ekstrim, terutama banyaknya pabrik dan kawasan industri di wilayah pantura.

“Kami ingin memastikan bahwa program SPAM Regional Petanglong ini cepat dan berjalan sesuai rencana. Karena ini program bagus. Kalau bisa, nanti tarifnya terjangkau bagi masyarakat, khususnya bagi warga korban banjir rob,” kata Bupati Asip.

Sementara itu, Pelaksana Proyek SPAM PT Kartika Ekayasa, Dedy Cahyo Nugroho, menegaskan untuk mendukung program Bupati Pekalongan tersebut, pihaknya sebelum memulai penggalian untuk pemasangan pipa, jauh-jauh hari telah melaksanakan sosialisasi ke desa-desa yang dilalui proyek SPAM. Harapannya, masyarakat mengetahui bahwa proyek itu untuk kebutuhan atau kepentingan masyarakat luas menyangkut air bersih.

Adapun proyek galian pipa SPAM meliputi kedalaman 2 meter lebar 70 sentimeter, di sepanjang 20 kilometer. Pipa tersebut ditanam di turus jalan dari Desa Sengare, Kecamatan Talun, hingga Kota Pekalongan. “Untuk sementara ini, penggalian dimulai dari ruas jalan Desa Kedungkebo-Desa Kalilembu dan saat ini sudah terpasang kurang lebih panjang 1,8 kilometer. Kami minta dukungan masyarakat agar semua berjalan dengan baik,” tegas Dedy Cahyo Nugroho. (thd/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here