Siswa SMA N 3 Sabet Juara II di Jepang

252
MENARIK PERHATIAN: Stan dari 3 GSC yang menjadi wakil Indonesia dalam ajang Asia Pasific Company of The Year (Apcoy) saat dikunjungi juri.
MENARIK PERHATIAN: Stan dari 3 GSC yang menjadi wakil Indonesia dalam ajang Asia Pasific Company of The Year (Apcoy) saat dikunjungi juri.

SEMARANG – Sebanyak 14 siswa dari SMA N 3 Semarang yang mewakili Indonesia dalam ajang Asia Pasific Company of The Year (Apcoy) di Jepang pada 19-23 Februari lalu, berhasil menyabet juara II dan berhasil menyingkirkan 18 tim dari 13 negara se-Asia Pasik dalam bidang perusahaan siswa atau student company dan dengan membawa nama Great, Golden, Ganesha  Student Company (3 GSC).

Juru bicara 3 GSC, Camelia Gaby mengatakan, walaupun target menjadi juara I belum bisa terlaksana, capaian yang didapatkan saat ini cukup membanggakan. Terlebih tim dari SMA N 3 Semarang ini adalah satu-satunya wakil Indonesia. ”Kami kalah dari Thailand, tahun ini juri mencari  kontribusi perusahaan siswa bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Gaby saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di lobi SMA 3, Selasa (28/2) kemarin.

Produk yang mereka bawa yakni Tas Trilogic, yang telah mengaplikasi teknologi dan memberikan kontribusi masyarakat dengan memberdayakan penjahit lokal. Sayangnya pemberdayaan tersebut belum cukup karena kalah dari Thailand yang memanfaatkan bekatul sebagai wadah multiguna dan dinilai bisa maksimal dalam pemberdayaan masyarakat. ”Tim dari Thailand bisa mengolah bekatul jadi barang yang lebih berguna, selain mengurangi limbah tentunya bisa bermanfaat dan memberdayakan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Dari perlombaan yang mereka ikuti, lanjut Gaby, banyak pelajaran yang bisa diambil salah satunya di bidang pemanfaatan limbah dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, teknologi karya siswa Indonesia ternyata setara dengan karya negara lain seperti Korea juga Jepang. ”Siswa dari Indonesia ternyata juga bisa bersaing, jadi harus tetap berusaha. Kami juga dapat masukan dari juri yakni lebih memperhatikan aspek kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan,” bebernya.

Selain menyabet juara II, tim 3 GSC juga berhasil menjual 8 buah tas dalam pameran produk di Tokyo kemarin. Lebih membanggakan lagi adalah Tas Trilogic mereka adalah direktur perusahaan besar di Jepang.

Terpisah Kepala SMA 3 Wiharto mengungkapkan pihak sekolah sangat mendukung apa yang sudah menjadi aktivitas anak didiknya, terutama bagi siswa yang membawa harum nama bangsa Indonesia. ”Saya cuma pesan, prestasi non akademik ini harus diimbangi dengan prestasi akademik,” harapnya. (den/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here