PROMOSI DOKTOR

Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi

266
SABET GELAR DOKTOR: Dosen UPGRIS, Endang Wuryandini (kanan) menyabet gelar doktor setelah meneliti manajemen pendidikan. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
SABET GELAR DOKTOR: Dosen UPGRIS, Endang Wuryandini (kanan) menyabet gelar doktor setelah meneliti manajemen pendidikan. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) terus menggenjot tenaga pendidiknya agar meningkatkan kualitas. Salah satunya dengan memacu tenaga pengajar untuk meraih gelar doktor. Khusus tahun ini sedikitnya ada 10 doktor baru yang ada di UPGRIS.

Salah satu dosen peraih gelar doktor adalah Endang Wuryandini yang baru saja melewati ujian promosi Pascasarjana Unnes, belum lama ini. Dalam penelitiannya Endang menyoroti tentang manajemen pendidikan yang dirasa sangat kurang memiliki kualifikasi.

”Penelitian ini memiliki subjek guru SMK bidang keahlian bisnis dan manajemen pascasertifikasi. Di mana guru harus mengembangkan kompetensinya,” katanya.

Menurut dirinya, dalam kegiatan belajar mengajar dibutuhkan model pendidikan kolaboratif partisipatif dari seluruh komponen pendidikan yang memiliki tugas permasalahan dan kebutuhan guru itu sendiri. ”Model ini menuntut harus ada penyusunan program peningkatan kompetensi guru, pelatihan workshop, pendampingan  dalam penulisan di luar ataupun di sekolah,” jelasnya.

Dengan kapasitas guru yang berkompeten dan memiliki standar, secara otomatis akan mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak. Salah satunya dari pemerintah. Menurut dirinya, profesionalitas seorang guru terkait kemampuan mengajar dan memberikan materi.

”Jadi guru harus berinovasi dengan memberikan pembelajaran dan pelatihan kepada siswanya yang didasarkan pada kebutuhan pasar tenaga kerja. Jika gurunya pintar, secara otomatis akan berimbas kepada output siswanya,” tuturnya. (den/ric/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here